Wali Kota Parepare Dampingi Wapres Ma’ruf Amin Pada Ground Breaking Pembangunan Masjid Hj Andi Nurhadi dan AAS International Hospital

Sementara, Andi Amran menyampaikan alasannya membangun masjid dan rumah sakit tersebut. Ia menuturkan, keinginannya untuk membangun masjid dilatar belakangi kisah perjalanan hidupnya saat merantau ke Jakarta 20 tahun silam dimana dirinya memilih menginap di dua masjid di Jakarta akibat tidak memiliki dana yang cukup untuk tidur di penginapan

“Ada yang melatarbelakangi sehingga kami membangun masjid. Kami merantau ke Jakarta 20 tahun yang lalu kami membawa uang Rp 500 ribu rupiah, pinjam. Kami mencari hotel, uang kami tidak cukup, kami mencari kos-kosan uang kami tidak cukup,” ujarnya.

“Akhirnya kami mengambil alternatif nginap di mess, mesjid Istiqlal. Saya berdua dengan teman saya Pak Lubis. Kurang lebih kami pindah ke masjid Bintaro, ada dua masjid yang kami tempati masjid Istiqlal dan masjid Bintaro kami tidur,” jelasnya.

Untuk pembangunan rumah sakit, Andi Amran juga menceritakan latar belakang dirinya untuk membangun AAS International Hospital. “Membangun rumah sakit juga karena dilatar belakangi karena ibu kami waktu itu sakit, jatuh sakit. Di Bakunge (Kabupaten Bone) itu tidak ada rumah sakit, akhirnya kena stroke kita hanya obat pakai dukun,” ucapnya.

“Kita mau ke kota uang tidak ada. Gaji saya waktu itu Rp125 ribu, harian di suatu pabrik BUMN yaitu PTPN 14. Saya hanya berdoa ya Allah berikan kami rezeki, yang pertama adalah ibuku setelah itu 2 tahun kemudian kita dapat rezeki, dan saya berjanji pada saatnya nanti kami akan bangun rumah sakit,” terangnya.

Melalui pelaksanaan Ground Breaking ini, Andi Amran mengaku senang karena cita-citanya untuk membangun dua bangunan tersebut akhirnya terwujud. Untuk itu, Ia berharap dukungan dari semua pihak agar proses pembangunan kedua bangunan itu bisa berjalan lancar dan bisa terselesaikan sesuai target penyelesaian struktur bangunan pada Juli 2024 mendatang.