“Tentunya, kami berharap harus didasari dengan berita yang valid. Kita harus berperan sebagai penangkal berita invalid,” katanya.
Dia menjelaskan, media mempunyai peran dalam menyampaikan berita yang mengedukasi, informasi dan akurat. Dia mengungkapkan, hubungan komikasi antara komisioner KPU dan media akan terus di jalin.
Sementara, Andi Safriani Sudirman menyampaikan peran media dan pers dalam menyukseskan Pemilu 2024.
Dia mengungkapkan, media menyajikan berita informasi yang edukatif tentang pemilu, karena cara pandang media sangat mempengaruhi opini publik sehingga harus bijak dalam mengambil sudut pandang sebuah berita.
“Pers atau media, juga harus mampu menyajikan dan menciptakan informasi kepemiluan yang mengandung nilai-nilai positif, seperti optimisme dan sejenisnya,” tandasnya.
