Pipa PDAM Parepare Bocor, 10 Wilayah Krisis Air Hingga Besok

PORTAL — Ribuan warga di 10 wilayah Kota Parepare terpaksa mengalami gangguan suplai air bersih setelah pipa distribusi PAM Tirta Karajae berukuran 10 inci mengalami kebocoran di Jalan Jenderal M Yusuf, Kecamatan Bacukiki.

Humas PAM Tirta Karajae Parepare, Erfendi Rasyid menjelaskan, kebocoran terjadi akibat tekanan berlebih dari permukaan tanah yang menyebabkan pipa distribusi tidak mampu menahan beban.

“Tekanan di atas permukaan tanah yang mengakibatkan pipa bocor. Air keluar ke atas tanah. Diganti semua pipanya yang rusak,” ungkap Erfendi.

Tim teknis PDAM kini tengah melakukan perbaikan menyeluruh dengan mengganti seluruh bagian pipa yang rusak. Erfendi memperkirakan proses perbaikan membutuhkan waktu dua hari penuh.

“Pipanya sudah sementara dikerjakan untuk diganti. Estimasi pengerjaan itu 2 hari. Paling besok insyaallah sudah bisa normal kembali,” jelasnya.

Mengantisipasi keluhan warga, PDAM Parepare menyiapkan dua unit mobil tangki untuk melayani kebutuhan air bersih secara gratis. Warga yang membutuhkan dapat langsung menghubungi kantor PDAM untuk mendapatkan layanan air tangki.

“Kita tetap memberi pelayanan maksimal melalui layanan mobil tangki secara gratis. Kita siapkan dua armada untuk melayani. Kalau memang sudah habis stok airnya, cepat didaftar namanya,” kata Erfendi.

Pihak PAM Tirta Karajae juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan ini. Erfendi menegaskan bahwa gangguan terjadi murni karena faktor teknis dan bukan kesengajaan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan air untuk sementara ini. Ini ada gangguan teknis yang kami tidak sengaja,” pungkasnya.

Sepuluh wilayah yang mengalami gangguan suplai air bersih antara lain:

– Jalan ke SPK dan sekitarnya
– Jalan Jenderal Ahmad Yani
– BTN Pepabri
– BTN Bukit Pare Permai
– BTN Graha Satelit
– Jalan Pendidikan
– Jalan Laupe
– Jalan Sosial
– Jalan Satelit
– Jalan ke IAIN

Warga di wilayah tersebut diimbau untuk menghemat penggunaan air dan memanfaatkan layanan mobil tangki yang telah disediakan PDAM hingga proses perbaikan selesai dilakukan.