Puskesmas Lemoe Luncurkan Inovasi “RW Siaga” untuk Wujudkan Keluarga Sehat

PORTAL — UPTD Puskesmas Lemoe resmi meluncurkan inovasi “RW Siaga” (Rangkul Warga Siapkan Keluarga Sehat) di RW 3 Padaelo, Kelurahan Lemoe, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare, Jumat (11/07/2025).

Acara yang dilaunching Camat Bacukiki Muhammad Syakir, dihadiri Lurah Lemoe, perwakilan TNI-Polri, para RW-RT, dan masyarakat sekitar ini menandai dimulainya program pemberdayaan kader dalam pencegahan dan pengendalian penyakit.

Kepala UPTD Puskesmas Lemoe, Isriani Latif, menjelaskan bahwa inovasi RW Siaga merupakan program pemberdayaan kader masyarakat untuk mencegah dan mengendalikan penyakit menular, penyakit tidak menular, serta pencegahan stunting.

“Inovasi ini memberdayakan kader masyarakat, setiap RW akan ada 6 koordinator yang bertugas melakukan survei dan mendata kondisi kesehatan warga di wilayahnya. Jadi ada database setiap koordinator, sehingga lebih mudah dalam penanganan,” jelas Isriani.

Program ini memiliki tiga ruang lingkup utama, yaitu deteksi dini penyakit tidak menular, survei jentik dengan program “1 rumah 1 Jumantik”, dan intervensi stunting.

Wilayah UPTD Puskesmas Lemoe mencakup 11 RW, namun saat ini baru dua RW yang menjadi pilot project, yaitu RW 3 Padaelo dan RW 1 Watang Bacukiki.

Isriani menyampaikan bahwa tujuan utama inovasi ini adalah mewujudkan keluarga sehat melalui pemberdayaan masyarakat dengan konsep RW Siaga.

“Inovasi RW Siaga ini dilatarbelakangi kasus-kasus penyakit menular maupun tidak menular yang menjadi langganan, sehingga inovasi ini diharapkan sebagai upaya untuk mencegah secara dini dan melakukan penanganan dengan cepat,” ungkapnya.

Program ini juga melibatkan survei jentik nyamuk yang dilakukan setiap bulan sebagai pencegahan dini untuk kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Yang menarik dari inovasi ini adalah keterlibatan tidak hanya petugas kesehatan di puskesmas, tetapi juga masyarakat dan lintas sektor lainnya.

Camat Bacukiki, Muhammad Syakir, memberikan apresiasi tinggi atas inovasi tersebut. “Kegiatan ini sangat baik. Saya harap inovasi ini bisa menjadi pemicu masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya, sekaligus sebagai upaya cegah dini,” kata Syakir.

Syakir juga mengingatkan agar warga memanfaatkan program Jumat Sehat pemerintah untuk melakukan screening atau pemeriksaan kesehatan gratis di wilayahnya masing-masing.

“Kita apresiasi, dengan informasi ke masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, termasuk pencegahan stunting, salah satunya dengan makanan bergizi,” pungkas Camat Bacukiki.