Parepare — Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan personel menghadapi berbagai potensi bencana, Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel menggelar latihan Search and Rescue (SAR) secara intensif di lingkungan markas komando.
Latihan ini melibatkan seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan penanggulangan bencana, mulai dari penanganan korban, teknik pertolongan pertama, penggunaan peralatan SAR, hingga simulasi evakuasi di medan sulit. Kegiatan dipimpin langsung oleh instruktur berpengalaman dari Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel.
Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel Kompol Ramli menyampaikan, bahwa latihan SAR merupakan agenda rutin yang penting untuk menjaga profesionalisme dan kemampuan teknis personel Brimob, khususnya dalam tugas kemanusiaan.
“Brimob tidak hanya bertugas menangani gangguan keamanan, tetapi juga harus siap hadir dalam setiap kejadian bencana. Latihan seperti ini memperkuat kemampuan personel agar dapat bertindak cepat, tepat, dan aman di lapangan,” ujarnya.
Dalam latihan tersebut, personel diuji untuk mampu bekerja secara tim, memahami prosedur standar penyelamatan, serta mengoperasikan peralatan SAR seperti tali karmantel, tandu, helm keselamatan, dan perlengkapan evakuasi lainnya. Simulasi penyelamatan di medan air dan reruntuhan juga dilakukan untuk mengasah kemampuan adaptasi pada kondisi darurat.
Kegiatan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel menegaskan kesiapan dan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas personel demi memberikan pelayanan terbaik, baik dalam tugas keamanan maupun misi kemanusiaan.
