Pengurus PWI Pangkep 2025–2028 Resmi Dikukuhkan, Tegaskan Profesionalisme Wartawan di Era Digital

 

 

Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan periode 2025–2028 resmi dikukuhkan di Rumah Jabatan Bupati Pangkep, Rabu, 3 Desember 2025.

Pengukuhan dilakukan oleh Ketua PWI Provinsi Sulawesi Selatan, Agussalim Alwi Hamu, bersama rombongan. Struktur kepengurusan yang dilantik merupakan hasil Konferensi Kabupaten PWI Pangkep pada 1 Juni 2025, berdasarkan Surat Keputusan PWI Pusat Nomor: 371-PKU/PP-PWI/2025 yang diterbitkan di Jakarta pada 24 Juli 2025.

Acara pengukuhan yang mengusung tema “Meneguhkan Profesionalisme Wartawan Berintegritas dalam Menangkal Mis Informasi di Era Transformasi Digital” diikuti seluruh jajaran pengurus sesuai susunan organisasi yang berlaku.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Pangkep Hj Suriani, SE, Kapolres Pangkep AKBP Muh Husni Ramli, SIK, MH, M.Tr.Opsla, Kajari Pangkep Jhon Ilef Malamassam, Wakil Ketua DPRD Pangkep Andi Ilham Zainuddin mewakili Ketua DPRD, Danramil 1421–09/Lk Kalmas Mayor Arm. Takdir mewakili Dandim, Asisten III Bupati sekaligus Kadis Kominfo-SP Abbas Hasan, sejumlah kepala OPD, camat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Pangkep yang baru, Dr. Hj. Sakinah Fitrianti, mengajak seluruh insan pers di Kabupaten Pangkep untuk memperkuat kolaborasi dan bergerak bersama meningkatkan kualitas jurnalistik serta menjaga marwah profesi wartawan.

“Tema pelantikan bukan hanya rangkaian kata, tetapi ikrar dan peta jalan bagi PWI Kabupaten Pangkep ke depan,” ujarnya.

Hj. Sakinah juga menegaskan pentingnya sinergi antara media, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan daerah.

Sementara itu, Ketua PWI Sulsel Agussalim Alwi Hamu menekankan bahwa era digital telah mengubah ekosistem informasi secara signifikan. Menurutnya, profesionalisme wartawan sangat ditentukan oleh kompetensi yang harus terus ditingkatkan, termasuk oleh pengurus PWI Pangkep.

Sekda Pangkep Hj. Suriani dalam sambutannya menyampaikan bahwa pers dan pemerintah daerah adalah dua entitas yang saling melengkapi dan memiliki peran penting dalam membangun daerah.

“Media adalah mitra strategis pemerintah, mata dan telinga masyarakat yang memastikan setiap program berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” katanya.

Ia berharap kehadiran PWI dapat menjadi jembatan komunikasi pembangunan sekaligus memperkuat penyebaran informasi program-program unggulan Pemerintah Kabupaten Pangkep.(Hasra)