PORTAL — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare resmi membuka penjaringan calon rektor periode 2026-2030.
Hingga saat ini, dua nama profesor telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon pemimpin kampus tersebut.
Ketua Panitia Penjaringan, Dr. Ali Rusdi, mengonfirmasi bahwa Prof. Dr. Andi Aderus dan Prof. Dr. Hannani telah resmi terdaftar sebagai peserta seleksi rektor IAIN Parepare.
“Kami berkewajiban untuk menginformasikan seluruh tahapan penjaringan hingga mengumumkan bakal calon rektor IAIN yang telah mendaftar,” ujar Ali Rusdi.
Proses penjaringan yang dibuka sejak 29 Desember 2025 ini akan ditutup pada 12 Januari 2026.
Selanjutnya, panitia akan melakukan verifikasi berkas dan klarifikasi pada tanggal 13, 14, dan 15 Januari 2026. Seluruh rangkaian proses penjaringan ditargetkan selesai pada 21 Januari 2026.
Salah seorang bakal calon rektor, Prof. Dr. Andi Aderus, menyampaikan visi besarnya untuk memajukan IAIN Parepare.
Ia datang mendaftar dengan tekad membawa kampus tersebut ke level yang lebih tinggi.
“Kami datang ke Parepare mendaftar sebagai anak bangsa untuk melihat IAIN Parepare jauh lebih maju,” kata Prof. Andi Aderus.
Menurutnya, saat ini IAIN Parepare masih berstatus satuan kerja (satker) biasa. Jika diberi amanah, ia berkomitmen mengupayakan peningkatan status menjadi satker Badan Layanan Umum (BLU).
