PORTAL — — Pemerintah Kota Parepare menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Workshop Jurnalistik dan Kehumasan yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Parepare dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT Kota Parepare ke-66.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, secara tegas menyatakan komitmennya saat ditemui di ruang kerjanya, didampingi Sekretaris Daerah Parepare, Amarun Agung Hamka.
“Kita atur dengan baik. Kalau bisa, penguatannya juga diarahkan ke pengelolaan media sosial,” tegas Tasming Hamid, Selasa (13/1/2026).
Dukungan tersebut menegaskan komitmen Pemkot Parepare dalam meningkatkan kualitas publikasi dan komunikasi informasi publik melalui SDM kehumasan yang profesional dan berintegritas.
Workshop yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026, di Gedung Auditorium BJ Habibie, Rumah Jabatan Wali Kota Parepare ini akan diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai instansi.
Peserta berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, serta instansi vertikal di Kota Parepare. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya di bidang jurnalistik dan kehumasan.
Ketua PWI Kota Parepare, Fatahuddin, menjelaskan bahwa workshop dirancang khusus untuk membekali para staf humas OPD dan lembaga agar mampu memahami dan menerapkan teknik jurnalistik serta strategi kehumasan yang profesional.
“Workshop ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM humas agar mampu mengelola informasi dan publikasi secara profesional sesuai kaidah jurnalistik,” ujar Fatahuddin.
Peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, serta pengemasan informasi kehumasan yang relevan dengan kebutuhan instansi masing-masing.
Ketua Panitia Penyelenggara, Awaluddin, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HPN yang jatuh pada 10 Februari 2026 serta HUT Kota Parepare ke-66 pada 17 Februari 2026.
“Workshop ini akan menghadirkan pemateri profesional yang telah mengantongi sertifikat asesor dari Dewan Pers, serta akademisi yang akan memberikan materi khusus tentang kehumasan,” jelas Awaluddin.
Workshop akan berlangsung selama satu hari penuh, mulai pagi hingga sore. Pada akhir sesi, peserta akan mengikuti ujian singkat penulisan artikel berita sesuai kaidah jurnalistik yang akan dinilai langsung oleh asesor profesional.
Peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat resmi jurnalistik dan kehumasan. Untuk mengikuti workshop ini, peserta dikenakan kontribusi sebesar Rp500.000, yang mencakup materi pelatihan dan sertifikat resmi.
Rencananya, kegiatan ini akan dibuka secara resmi oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang juga dijadwalkan menjadi keynote speaker.
Awaluddin berharap workshop ini dapat menjadi momentum penting bagi PWI Kota Parepare dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah dan lembaga publik, sekaligus meningkatkan kualitas kehumasan dan publikasi informasi pemerintahan.
