Kontak Pesawat ATR-400 Hilang di Wilayah Maros–Pangkep

MAKASSAR — Sebuah pesawat jenis ATR-400 milik Indonesia Air Transport yang disewa oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 17 Januari 2026.
Pesawat tersebut diketahui melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar. Informasi awal mengenai hilangnya kontak pesawat diterima Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pada pukul 13.17 WITA. Laporan tersebut disampaikan oleh General Manager AirNav Makassar, Kristanto, kepada jajaran pimpinan Basarnas.
Berdasarkan data sementara, pesawat kehilangan kontak di wilayah perbatasan Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Titik terakhir pesawat terdeteksi berada pada koordinat 04°57’08” Lintang Selatan dan 119°42’54” Bujur Timur.
Pesawat tersebut membawa total 11 orang yang terdiri dari 8 orang kru dan 3 orang penumpang. Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi lebih lanjut mengenai kondisi pesawat maupun seluruh penumpang dan awaknya.
Menyikapi laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Makassar bergerak cepat dengan melakukan langkah tanggap darurat. Upaya pencarian langsung dilakukan untuk mempercepat proses penemuan pesawat.
Sebanyak dua tim rescue dengan total 15 personel telah dikerahkan ke lokasi pada pukul 13.10 WITA. Tim ini dilengkapi dengan berbagai sarana pendukung untuk menunjang operasi pencarian dan pertolongan.
Adapun peralatan yang digunakan dalam operasi awal meliputi satu unit truk personel, satu unit mobil rescue, serta satu unit drone untuk membantu pemantauan udara di wilayah yang diduga menjadi lokasi hilangnya kontak pesawat.
Basarnas Makassar terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk AirNav, TNI-Polri, serta instansi daerah setempat guna memperluas area pencarian dan memastikan setiap informasi dapat segera ditindaklanjuti.
Pihak Basarnas mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, sembari berharap agar seluruh awak dan penumpang dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Informasi lanjutan akan disampaikan sesuai perkembangan hasil operasi pencarian di lapangan.
(Hasra)