PORTAL — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin Gelombang 115 menghadirkan program pemetaan data kemiskinan dan penerima bantuan sosial berbasis digital di Kelurahan Galung Maloang, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Program kerja individu tersebut dilaksanakan oleh Sitti Nurhaliza sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengelolaan data sosial ekonomi masyarakat yang lebih terstruktur dan informatif di tingkat kelurahan.
Kegiatan ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing KKN, Ir. Evi Aprianti, dan hasilnya diserahkan kepada pihak kelurahan pada Kamis (5/2/2026).
Program berfokus pada pengolahan data jumlah kepala keluarga serta data penerima bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), RASTRA, dan Bantuan Cadangan Pangan (BCP). Data tersebut disajikan dalam bentuk statistik, persentase per RW, peta geospasial, hingga ringkasan digital berbasis QR Code.
Pengumpulan data dilakukan selama dua minggu di wilayah kelurahan, kemudian dilanjutkan dengan satu minggu pengolahan peta dan data statistik.
Sitti Nurhaliza menjelaskan bahwa program ini bersifat pendukung dan tidak bertujuan menetapkan status kemiskinan masyarakat.
“Melalui program ini, saya berupaya menyajikan data bantuan sosial secara statistik dan berbasis wilayah sebagai gambaran umum kondisi sosial ekonomi masyarakat,” ujarnya.
“Data yang dihasilkan tidak digunakan untuk menentukan status kemiskinan atau desil, melainkan sebagai bahan pendukung yang dapat dimanfaatkan kelurahan dalam perencanaan, evaluasi, dan penyaluran program bantuan sosial berbasis wilayah,” tambah Sitti.
Ia berharap keberadaan data statistik dan peta berbasis wilayah tersebut dapat membantu pihak kelurahan melihat sebaran bantuan sosial, jenis bantuan yang dominan di setiap wilayah, serta potensi area yang dapat diarahkan ke program pemberdayaan ekonomi.
Sementara itu, Lurah Galung Maloang, Muhammad Zulkifli Farid, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN.
Ia menilai program pemetaan data ini memberi nilai tambah bagi kelurahan dalam memperoleh gambaran kondisi sosial ekonomi masyarakat secara lebih ringkas dan berbasis wilayah.
Menurutnya, hasil pemetaan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan pendukung dalam perencanaan dan evaluasi program sosial di masa mendatang.
