PORTAL — Asosiasi Kota (Askot) PSSI Parepare menggelar rapat program kerja tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembentukan panitia Liga Ramadan.
Rapat dipimpin langsung Ketua Askot PSSI Parepare, Ahmad Arbi Agus, serta dihadiri Sekretaris Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Parepare, Yusuf Azis, bersama jajaran pengurus lainnya.
Dalam rapat tersebut, Arbi menyampaikan evaluasi terhadap pelaksanaan program sepanjang 2025. Ia menyebut sejumlah agenda berjalan sesuai rencana dan menjadi pengalaman berharga untuk peningkatan kinerja organisasi.
“Program kita di tahun 2025 sudah berjalan. Dalam perjalanannya tentu ada hal yang menjadi pengalaman dan motivasi agar ke depan bisa lebih baik,” ujarnya, Rabu (11/2/2026).
Beberapa capaian yang disampaikan antara lain keikutsertaan dalam Liga 4 meski terhenti di babak penyisihan, namun dinilai mampu mengangkat nama Persipare.
Selain itu, Askot PSSI Parepare juga mengikuti Pra Porprov dengan hasil tim putra, putri, serta futsal berhasil lolos Porprov di Wajo dan Bone.
“Di ajang Soeratin Cup, tim usia 17 tahun masuk delapan besar, usia 15 meraih peringkat ketiga, dan usia 13 keluar sebagai juara Regional Sulawesi Selatan dan mewakili ke tingkat nasional di Jogjakarta,” ungkapnya.
Arbi menambahkan, kepengurusan Askot PSSI Parepare masih tergolong baru berjalan satu tahun, sehingga masih ada program yang belum terlaksana, salah satunya pelatihan lisensi wasit.
Dalam kesempatan itu, rapat juga menetapkan Idris Sulo sebagai ketua panitia Liga Ramadan. Kompetisi tersebut direncanakan diikuti sekitar 12 klub dengan jadwal pertandingan selama 19 hari. Uniknya, setiap tim diwajibkan menyertakan lima pemain berusia 40 tahun ke atas dalam susunan pemain.
Sementara itu, Sekretaris Disporapar Parepare, Yusuf Azis, menyampaikan apresiasinya atas program PSSI untuk melaksanakan Liga Ramadan 2026.
“Tentu kita sangat apresiasi atas rencana pelaksanaan Liga Ramadan yang dinilai mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus menghidupkan atmosfer olahraga di masyarakat,” katanya.
