PORTAL — Pemerintah Kota Parepare resmi merilis logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kota Parepare yang mengusung tema “Parepare Sehati” sebagai representasi semangat kolaborasi dan arah pembangunan daerah.
Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, menjelaskan bahwa logo tersebut mengangkat visual Walasuji khas Bugis sebagai simbol kekokohan prinsip, kolaborasi, serta harapan menuju masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat.
“Tema Parepare Sehati selaras dengan amanah RKPD yang menitikberatkan pada akselerasi SDM, infrastruktur, digitalisasi, dan ekonomi inklusif, namun dikemas dalam bahasa yang lebih populer dan menyentuh masyarakat,” ujarnya.
Ia menguraikan, konsep SEHATI merupakan akronim dari:
S — Sinergi & Solidaritas, mencerminkan kekompakan warga dan pemerintah
E — Edukasi, penguatan kualitas SDM
H — Harmoni, suasana kota yang aman dan nyaman
A — Akhlak, pembangunan karakter religius dan beretika
T — Teknologi, digitalisasi pelayanan publik
I — Inklusif, pembangunan yang adil bagi semua lapisan
Selain filosofi makna, warna logo juga memiliki arti tersendiri. Biru samudera menggambarkan kedalaman ilmu, ketenangan, serta identitas Parepare sebagai kota pesisir. Sementara oranye sunset melambangkan energi, optimisme, kreativitas, dan keramahan masyarakat.
“Logo HUT ke-66 ini rencananya akan diterapkan pada berbagai media publikasi, termasuk billboard dan umbul-umbul, sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Hamka berharap logo dan tema yang diangkat tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dalam pembangunan Kota Parepare.
