Reses di Ujung, Parman Angkat Isu Anggaran dan Persaingan Usaha

PORTAL — Anggota DPRD Parepare, S. Parman Agoes Mante, melaksanakan temu konstituen di Labukkang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sabtu (15/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi warga menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan di wilayahnya.

Dalam pertemuan itu, Parman menjelaskan masih ada sejumlah usulan masyarakat yang belum dapat terakomodasi.

Legislator Partai Gelora ini menyebut keterbatasan anggaran pemerintah menjadi salah satu kendala sehingga realisasi program harus melalui skala prioritas.

“Tentu tidak semua aspirasi bisa langsung terealisasi, karena kemampuan anggaran terbatas. Kita tetap mengupayakan agar yang prioritas bisa didorong,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pada tahun ini terdapat sekitar 40 pelaku UMKM yang dinyatakan lolos verifikasi untuk mendapatkan bantuan.

Menurutnya, dukungan terhadap sektor usaha kecil menjadi salah satu perhatian dalam mendorong perekonomian masyarakat.

Dalam sesi dialog, salah seorang warga menyoroti kondisi pasar rakyat Labukkang yang dinilai mulai sepi peminat.

Menanggapi hal itu, Parman menjelaskan bahwa situasi tersebut tidak lepas dari perubahan regulasi terkait jarak antara ritel modern dan pasar atau usaha sejenis.

Ia mengungkapkan sebelumnya terdapat aturan batas jarak antara ritel sekitar 500 meter. Namun, ke depan jarak tersebut berpotensi dipersempit hingga sekitar 100 meter.

“Kami tidak anti investor masuk, tetapi dengan catatan jangan sampai mematikan UMKM lokal, termasuk yang berjualan di pasar rakyat,” jelasnya.

Parman menambahkan, persaingan usaha ke depan akan semakin ketat. Karena itu, masyarakat dan pelaku usaha diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman serta beradaptasi dengan perubahan pola perdagangan.

Temu konstituen tersebut ditutup dengan penyerapan aspirasi lanjutan yang akan dibawa dalam pembahasan di tingkat legislatif sebagai bahan pertimbangan kebijakan daerah.