Gerak Cepat dan Penuh Empati, Kadinsos P3A dan PMD Sulbar Dampingi Korban Kebakaran

PORTALINSIDEN.COM, Polman – Kebakaran hebat melanda Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, pada Sabtu malam (28 Februari 2026). Peristiwa tersebut menghanguskan kurang lebih 30 unit rumah warga dan memaksa kurang lebih 200 jiwa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Merespons cepat kejadian tersebut, Kepala Dinas Sosial, P3A dan PMD Provinsi Sulawesi Barat, Darmawati, langsung memberi arahan kepada personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk turun ke lokasi membantu proses evakuasi warga terdampak. Langkah ini sebagai salah satu upaya dalam mendukung Visi Misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga, terkait ”pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial”.

Tagana dikerahkan untuk memastikan keselamatan korban, membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan, serta mengarahkan warga ke titik pengungsian sementara.

Tidak hanya itu, pada Minggu 1 Maret 2026, Darmawati juga turun langsung ke lokasi kebakaran bersama Plt. Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial serta Rehabilitasi Sosial (Linjamsos dan Rehsos), Surdin, guna melihat secara langsung kondisi para korban sekaligus menyerahkan bantuan darurat.

Bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan dasar bagi para pengungsi, termasuk logistik dan perlengkapan darurat untuk menunjang kebutuhan sementara para korban.

Selain penyaluran bantuan, Kadis Sosial P3A dan PMD Sulbar juga menginstruksikan personel Tagana untuk segera mendirikan tenda sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Dalam keterangannya di lokasi kejadian, Darmawati menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk hadir di tengah masyarakat saat terjadi bencana.

“Begitu menerima laporan kejadian, kami langsung memerintahkan personel Tagana untuk turun membantu proses evakuasi dan memastikan warga berada di tempat yang aman. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Darmawati.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten setempat untuk memastikan kebutuhan para korban terpenuhi.

“Kami hadir untuk memastikan para korban mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Selain logistik, kami juga mendirikan tenda sebagai penampungan sementara agar warga bisa beristirahat dengan lebih aman dan nyaman,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinsos P3A dan PMD memastikan akan terus memantau perkembangan di lokasi kebakaran serta memberikan dukungan lanjutan sesuai kebutuhan para korban terdampak. (Rls)