PORTAL — Kualitas pelayanan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga pada kompetensi operator yang berada di garis terdepan. Untuk itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar kegiatan Upskilling Operator Wilayah Sales Area Sulselbar pada 2 Maret 2026 di Aula Bright Gas, Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 operator SPBU dari wilayah Sales Area Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar). Program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas operator secara menyeluruh, mulai dari aspek pelayanan, pemahaman produk, keselamatan operasional, hingga kesiapan menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI).
Salah satu materi utama yang diberikan adalah 10 Basic Service Excellence, yang menekankan standar perilaku layanan operator saat berinteraksi dengan konsumen. Materi ini membahas sikap responsif, komunikasi yang jelas, ketepatan transaksi, hingga konsistensi pelayanan di setiap nozel.
Operator juga didorong memahami bahwa pengalaman pelanggan di SPBU terbentuk dari detail kecil yang dilakukan secara disiplin dan berulang dalam setiap pelayanan.
Selain itu, pelatihan juga memperkuat pemahaman terkait Q&Q SPBU (Quality & Quantity). Materi ini membekali operator dengan pengetahuan teknis mengenai jaminan takaran dan mutu BBM, prosedur pengecekan dispenser, serta tata cara penanganan keluhan konsumen secara profesional dan berbasis data.
Dalam sesi ini, ditekankan pentingnya menjaga akurasi dan transparansi sebagai fondasi kepercayaan masyarakat terhadap layanan SPBU.
Berbagai materi lain juga diberikan untuk melengkapi kompetensi operator, seperti Product Knowledge, HSSE dan Keselamatan SPBU, serta sosialisasi Promo dan Marketing Program selama RAFI. Peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai pemanfaatan E-Kelas Pertamina, optimalisasi aplikasi MyPertamina, hingga Grooming & Gesture Class guna membangun penampilan dan bahasa tubuh yang profesional di area pelayanan.
Sales Branch Manager Sulselbar II Fuel, Muhammad Yoga Prabowo, menegaskan bahwa operator merupakan representasi langsung perusahaan di mata masyarakat.
“Operator SPBU adalah wajah Pertamina di lapangan. Standar pelayanan, ketelitian dalam transaksi, dan disiplin terhadap prosedur keselamatan harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban. Upskilling ini memastikan mereka siap menghadapi peningkatan aktivitas selama RAFI dengan performa terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyebut peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian dari strategi menjaga kualitas layanan perusahaan.
“Kepercayaan masyarakat dibangun dari kualitas layanan yang konsisten. Investasi pada peningkatan kompetensi operator adalah langkah konkret untuk menjaga standar operasional dan reputasi perusahaan di wilayah Sulawesi,” jelasnya.
Melalui program upskilling ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan yang profesional, akurat, dan aman di seluruh SPBU, sekaligus memperkuat kesiapan operasional menjelang Ramadan dan Idulfitri.
