DP3A Parepare Tangani 118 Kasus Kekerasan Sepanjang 2025, Catat 23 Kasus di Awal 2026

PORTAL — Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare mencatat sebanyak 118 kasus kekerasan yang ditangani sepanjang tahun 2025.

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Parepare, Andi Asma, menjelaskan bahwa jumlah kasus kekerasan yang ditangani menunjukkan adanya peningkatan dibandingkan periode sebelumnya.

Memasuki tahun 2026, pihaknya juga telah menangani puluhan laporan kasus. Hingga 11 Maret 2026, tercatat 23 kasus kekerasan yang ditangani oleh UPTD PPA.

“Dari jumlah tersebut terdiri dari 11 kasus Kekerasan Terhadap Anak (KTA), 9 kasus Kekerasan Terhadap Perempuan (KTP), serta 3 kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT),” jelas Andi Asma, Rabu (11/3/2026).

Ia menambahkan, berbagai upaya pencegahan terus dilakukan oleh DP3A, salah satunya dengan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah di wilayah Parepare.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelajar terkait bahaya kekerasan serta cara melindungi diri.

Menurutnya, dari berbagai laporan yang masuk, banyak kasus yang bermula dari interaksi di media sosial serta dipengaruhi oleh faktor ekonomi.

“Rata-rata kasus yang kami terima berawal dari perkenalan di media sosial dan juga dipicu faktor ekonomi,” ujarnya.

DP3A akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar dapat lebih waspada dan berani melapor apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan kekerasan.