Dukung Program Walikota, SMPN 5 Parepare Beri Penghargaan Siswa dan Guru Khatam Al-Qur’an

PORTAL — UPTD SMP Negeri 5 Parepare memberikan apresiasi khusus kepada siswa dan guru dengan capaian khatam Al-Qur’an terbanyak dalam kegiatan penutupan Pesantren Ramadan bertajuk “Pekan Penguatan Karakter Ramadan (PETANRA)” yang dipusatkan di lapangan upacara sekolah, Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama dan tausiyah Ramadan.

Apresiasi tersebut diberikan langsung oleh Kepala UPTD SMP Negeri 5 Parepare, Rahmaniar sebagai bentuk penghargaan sekolah terhadap semangat siswa dan guru dalam mendekatkan diri kepada Al-Qur’an selama bulan suci Ramadan.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk kepedulian sekolah terhadap Al-Qur’an. Kami ingin menumbuhkan budaya mencintai Al-Qur’an di lingkungan sekolah, tidak hanya membacanya, tetapi juga menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ini juga merupakan dukungan atas program Bapak Wali Kota Parepare dalam edarannya yang mengimbau ASN muslim untuk khatam quran selama ramadan,” ujar Niar sapaan karib guru peraih penghargaan merdeka belajar kategori Sosok Inspiratif dari Kemendikbudristek ini.

Menurutnya, apresiasi kepada pengkhatam Al-Qur’an terbanyak menjadi bagian dari upaya sekolah untuk memotivasi siswa dan guru agar terus meningkatkan interaksi dengan kitab suci, sekaligus mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan di lingkungan pendidikan.

Selain penghargaan bagi pengkhatam Al-Qur’an terbanyak, sekolah juga memberikan beberapa penghargaan lain kepada siswa yang dinilai menunjukkan keteladanan selama Ramadan. Di antaranya penghargaan bagi siswa tercepat hadir di sekolah selama Ramadan, Duta Mattabe’ sebagai simbol siswa teladan dalam kesantunan, serta Duta Kebersihan melalui gerakan Lisa Bupat atau Lihat Sampah Buang pada Tempatnya.

“Ini juga upaya untuk mendorong pembiasaan siswa hidup bersih dan sehat,” tutur Wakil Sekretaris Perkumpulan Pendidik Bahasa Daerah Indonesia (PPBDI) nasional yang rangkap sebagai Ketua PPBDI Sulsel ini.

Kegiatan penutupan PETANRA ini turut dihadiri Lurah Lumpue, Kepala Puskesmas Lumpue, Ketua Komite Sekolah, Ketua RW dan RT setempat, Wakil Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Basrah SMP Negeri 5 Parepare, para kepala SD di zona sekolah, tokoh masyarakat, para jurnalis, serta para siswa.

Hadir pula Pembina dan Pengurus Dara dan Daeng Kota Parepare yang menampilkan bakat seni tari sekaligus memberikan inspirasi kepada para siswa.

Tausiyah Ramadan dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh penceramah kondang, Ustadz Fajar Najib Haddade.

Rahmaniar menguraikan, kegiatan ini merupakan penutup dari rangkaian Pekan Penguatan Karakter Ramadan (PETANRA) yang dilaksanakan pada pekan pertama pelaksanaan sekolah Ramadan di SMP Negeri 5 Parepare.

Dalam program tersebut, sekolah mengisi lima hari kegiatan dengan berbagai penguatan adab dan karakter.

Hari pertama difokuskan pada penguatan nilai kesantunan atau mattabe’ melalui simulasi dan refleksi perilaku. Hari kedua diisi dengan edukasi kebersihan melalui gerakan Lisa Bupat, yaitu Lihat Sampah Buang pada Tempatnya.

Pada hari ketiga, siswa mendapatkan pelatihan public speaking untuk melatih keberanian tampil di depan umum. Hari keempat diisi dengan edukasi tentang kepedulian sosial dan semangat berbagi bersama komunitas pemuda pecinta berzakat yang memberikan pendekatan edukasi dengan gaya anak muda.

Sementara pada hari kelima, siswa mendapatkan penguatan praktik ibadah melalui pembelajaran wudhu dan shalat yang benar.

Selama kegiatan berlangsung, setiap hari siswa memulai aktivitas dengan shalat dhuha dan tadarus Al-Qur’an bersama, kemudian menutup kegiatan dengan shalat dhuhur berjamaah serta mendengarkan fadhilah amal yang disampaikan oleh pengurus Masjid Al Basrah.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kegiatan semakin semarak dengan pembagian doorprize kepada para peserta sebagai bentuk kebersamaan antara siswa, guru, dan tamu yang hadir.