Bulog Parepare Salurkan 219 Ton Beras dan 43,8 Ribu Liter Minyak untuk 10.950 Warga

PORTAL — Perum Bulog Cabang Parepare bekerja sama dengan Pemerintah Kota Parepare melaksanakan launching penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Februari–Maret 2026. Kegiatan tersebut digelar di Kelurahan Bumi Harapan, Rabu (18/3/2026).

Peluncuran bantuan pangan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, didampingi Wakapolres Parepare Saharuddin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Bacukiki Barat, serta Wakil Pemimpin Cabang Bulog Parepare, Fajrin Ardinata.

Wakil Pemimpin Cabang Bulog Parepare, Fajrin Ardinata, mengatakan penyaluran bantuan pangan tersebut mencakup 219 ton beras dan 43.800 liter minyak goreng yang akan didistribusikan ke-22 kelurahan di Kota Parepare.

“Total penerima bantuan pangan di Kota Parepare sebanyak 10.950 orang. Data penerima berasal dari hasil verifikasi pemerintah pusat, sehingga Bulog menyalurkan sesuai data yang telah ditetapkan,” kata Fajrin.

Ia menjelaskan jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan penyaluran sebelumnya yang hanya mencapai 7.140 penerima.

Setiap penerima bantuan mendapatkan 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Dengan demikian, untuk alokasi dua bulan masyarakat menerima 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Untuk memastikan kualitas bantuan yang diberikan kepada masyarakat, Bulog melakukan pengecekan secara ketat terhadap beras yang disalurkan.

“Kami melakukan pengecekan mulai dari sebelum keluar dari gudang, saat tiba di kelurahan, hingga proses penyaluran kepada masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, mekanisme distribusi bantuan dilakukan dengan koordinasi antara Bulog dan pemerintah kelurahan agar penyaluran berjalan tertib dan tepat sasaran.

Bulog juga terus berupaya membantu penyerapan gabah petani sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, mengapresiasi Bulog atas penyaluran cadangan beras bantuan pangan tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi Bulog yang menyalurkan cadangan beras bantuan pangan ini. Momennya sangat tepat karena menjelang Ramadan, di mana kebutuhan masyarakat meningkat,” ujarnya.

Menurut Hamka, bantuan pangan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga.

“Dengan adanya bantuan ini, belanja masyarakat di pasar dapat berkurang sehingga turut membantu menekan inflasi,” tambahnya.

Ia juga meminta dukungan seluruh pihak, khususnya pemerintah kelurahan, untuk membantu proses pendistribusian agar bantuan dapat diterima masyarakat dengan baik dan tepat sasaran.