Wakapolda Sulsel Tekankan Anggaran Berbasis Kinerja

PORTAL — Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sulawesi Selatan, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026 di Aula Mappaoddang Mapolda Sulsel, Rabu (12/8/2026).

Rakor tersebut dihadiri para Pejabat Utama Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar, serta seluruh Kapolres/ta jajaran Polda Sulsel.

Dalam sambutannya, Gidion menegaskan bahwa penyusunan perencanaan dan penganggaran tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan administratif.

Perencanaan yang matang menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas sekaligus pencapaian kinerja Polda Sulsel yang profesional, modern, dan terpercaya.

“Perencanaan dan penganggaran harus mampu menjawab kebutuhan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Sulawesi Selatan yang terus berkembang,” ujar Gidion.

Menurutnya, Tahun Anggaran 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran untuk menyusun program kerja secara terarah, terukur, dan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan serta tetap selaras dengan prioritas Polri.

Program dan anggaran tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Sulawesi Selatan.

Wakapolda Sulsel juga meminta seluruh jajaran mengedepankan prinsip anggaran berbasis kebutuhan dan kinerja. Dengan demikian, setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan tugas kepolisian.

“Susunlah perencanaan dan anggaran berbasis kebutuhan dan kinerja serta memberikan manfaat nyata bagi pelayanan dan kesejahteraan personel,” tegasnya.

Selain mendukung pelayanan kepada masyarakat, perencanaan anggaran yang tepat juga diharapkan mampu menunjang peningkatan kesejahteraan personel sehingga pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan secara optimal.

Melalui Rakor Perencanaan dan Penganggaran Polda Sulsel Tahun 2026 tersebut, seluruh jajaran diharapkan memiliki kesamaan persepsi dan memperkuat sinergi dalam menyusun program kerja serta anggaran.

Perencanaan tersebut diarahkan agar penggunaan anggaran di lingkungan Polda Sulsel semakin efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pencapaian kinerja.