DPMPTSP Parepare Hadirkan TSM, Layanan Perizinan Lebih Cepat dan Inklusif

“Pelayanan harus semakin mudah, cepat, responsif dan inklusif, termasuk bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan prioritas,” tambah Rahmah.

Keunggulan TSM terletak pada penggabungan sejumlah kanal pelayanan dalam satu ekosistem, mulai dari notifikasi digital, chatbot, pendampingan menggunakan tablet hingga pendampingan personal.

Pendekatan tersebut membuat pelayanan tidak berhenti pada digitalisasi, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan kelompok rentan sehingga pelayanan menjadi lebih personal dan berorientasi kepada kebutuhan masyarakat.

Untuk menjaga keberlanjutannya, TSM didukung petugas front office yang memiliki kemampuan pendampingan digital, infrastruktur pesan otomatis WhatsApp, chatbot, serta perangkat tablet di loket.

Keberlanjutan inovasi juga diarahkan melalui internalisasi standar operasional prosedur (SOP), peningkatan kapasitas petugas secara berkala, serta rencana integrasi TSM ke dalam sistem informasi pelayanan DPMPTSP Kota Parepare.

TSM ditargetkan mampu memberikan kepastian informasi perkembangan perizinan, mengurangi kunjungan berulang masyarakat ke loket, mencegah persoalan administratif melalui notifikasi masa berlaku izin, serta mempercepat penyelesaian pelayanan pada loket dengan antrean padat.

Selain itu, inovasi tersebut memastikan lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas dan kelompok prioritas lainnya mendapatkan pendampingan pelayanan secara penuh, setara dan bermartabat.

Sejak diterapkan pada 2025, TSM telah menjalankan lima bentuk layanan utama tersebut. Dibandingkan pola pelayanan sebelumnya yang pasif dan minim transparansi, inovasi ini diarahkan menghadirkan pengalaman pelayanan yang lebih humanis, informatif dan responsif ter