PORTAL — Pemerintah Kota Parepare menggali inovasi Mataram Pintar dan penerapan Satu Data dalam kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Kamis (8/10/2026).
Pembelajaran tersebut diarahkan untuk memperkuat integrasi data antarorganisasi perangkat daerah (OPD) serta mendukung perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan terukur.
Rombongan Pemkot Parepare diterima Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, bersama Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, di Ruang Kenari.
Mataram Pintar merupakan Pusat Informasi dan Layanan Data Terpadu yang menyediakan akses terhadap data statistik, indikator pembangunan, dan informasi sektoral.
Platform tersebut juga dilengkapi fasilitas visualisasi data, layanan permintaan data, serta konsultasi statistik. Melalui layanan ini, data dapat dimanfaatkan untuk menyusun program, memantau capaian pembangunan, dan mengevaluasi kebijakan pemerintah.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengapresiasi keterbukaan Pemkot Mataram dalam berbagi inovasi. Menurutnya, pengalaman daerah lain dapat menjadi referensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dan karakteristik Parepare.
Selain Mataram Pintar, pembahasan mencakup penerapan Satu Data Kota Mataram yang berjalan sejak 2021.
Dalam pelaksanaannya, Badan Pusat Statistik (BPS) berperan sebagai pembina data, Bappeda sebagai sekretariat, Diskominfo sebagai walidata, dan perangkat daerah sebagai produsen data.
Pembagian peran tersebut bertujuan menjaga kualitas, konsistensi, serta keterpaduan data yang dihasilkan masing-masing perangkat daerah.
Bagi Parepare, penguatan integrasi data berpotensi mendukung penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran, penentuan prioritas belanja, dan evaluasi program pembangunan. Pengembangannya membutuhkan standardisasi serta pemutakhiran data secara berkala.
Wakil Wali Kota Mataram, TGH. Mujiburrahman, berharap kunjungan tersebut memperkuat pertukaran pengalaman dalam pengelolaan pemerintahan.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai kesempatan untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, dan belajar bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Mujiburrahman.
