Kabut Asap Pekat, Mulai Besok Sekolah di Parepare Daring Dua Hari

PORTAL — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi pelajar taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) menyusul kabut asap yang semakin pekat, Rabu (14/10/2026).

Pembelajaran daring dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat, 15-16 Oktober 2026, untuk sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Parepare.

Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah rapat bersama Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Direktur RSUD Andi Makkasau, dan Direktur RS Hasri Ainun Habibie.

“Kita putuskan hari Kamis dan Jumat kita mulai menggelar pembelajaran daring di tingkat TK, SD dan SMP yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan,” ujar Tasming.

Menurutnya, kebijakan ini bertujuan melindungi kesehatan pelajar di tengah memburuknya kualitas udara. Pelaksanaan pembelajaran setelah dua hari tersebut akan ditentukan dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi udara.

“Jadi untuk hari Senin dan seterusnya kita masih akan melihat perkembangannya,” jelasnya.

Tasming mengakui pembelajaran daring berpotensi menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian orang tua, khususnya terkait pengawasan anak selama belajar di rumah. Namun, kesehatan dan keselamatan pelajar menjadi pertimbangan utama pemerintah.

“Di sisi lain, dalam kondisi seperti ini, bahaya juga anak-anak kita karena kita tahu bersama kondisi udara kota ini sudah buruk, sehingga kita lakukan pembelajaran secara daring,” ujarnya.

Selain menerapkan sekolah daring, Pemkot Parepare melakukan pembagian masker dan edukasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap.