LUWU UTARA, Portalinsiden.com – Penerbangan perdana pesawat Fly Jaya di Bandara Andi Djemma Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dijadwalkan berlangsung pada Minggu (18/10/2026) besok.
Hadirnya layanan penerbangan ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Luwu Utara yang membutuhkan akses transportasi udara menuju Kota Makassar maupun sebaliknya.
Penerbangan Fly Jaya melayani rute
Masamba–Makassar dan Makassar–Masamba.
Pembelian tiket dapat diakses secara langsung dengan datang di Bandara Andi Djemma Masamba. Selain itu, juga bisa melalui aplikasi Traveloka.
Menariknya, tiket penerbangan tersebut mendapatkan subsidi dari pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
Kebijakan subsidi ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses transportasi udara dengan biaya yang lebih terjangkau.
Bupati Kabupaten Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim mengatakan jika kedepannya, masyarakat Luwu Utara bisa melakukan perjalanan ke Makassar maupun sebaliknya dengan menempuh waktu yang singkat, hanya sekitar satu jam.
“Besok, menjadi penerbangan perdana pesawat Fly Jaya dengan rute Masamba–Makassar dan sebaliknya. Selama ini, masyarakat yang hendak ke Makassar harus menempuh perjalanan darat sekitar 400 kilometer dengan waktu tempuh hingga 12 jam,” ucapnya.
Pesawat Fly Jaya diketahui memiliki kapasitas hingga 40 kursi penumpang. Setiap penumpang juga mendapatkan fasilitas bagasi dengan ketentuan berat maksimal 10 kilogram.
Kehadiran layanan penerbangan ini tentu diharapkan menjadi akses alternatif bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan lebih praktis, baik untuk keperluan pekerjaan, pendidikan, pelayanan kesehatan, maupun urusan lainnya.
Kemudahan akses transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan juga pertumbuhan ekonomi di daerah.
Dorong Konektivitas Luwu Utara
Beroperasinya penerbangan Fly Jaya di Bandara Andi Djemma Masamba, kata Bupati Andi Abdullah Rahim, diharapkan dapat memperkuat konektivitas wilayah Luwu Utara dengan Kota Makassar.
Dukungan subsidi dari pemerintah kabupaten dan provinsi pun menjadi langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat melalui transportasi udara.
“Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaan rute penerbangan ini diharapkan mampu mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan publik, serta pengembangan potensi daerah,” pungkasnya.
