PORTAL — I.League dijadwalkan menggelar kegiatan I.League Goes to Campus di Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) pada Kamis, 22 Oktober 2026.
Kegiatan berbentuk kuliah umum dan diskusi interaktif ini bertempat di Gedung Kuliah Bersama UMPAR.
Mengusung tema “Industrialisasi Sepak Bola di Indonesia”, acara ini bertujuan untuk memperkenalkan perkembangan industri sepak bola profesional sekaligus mengulas ragam peluang karier di bidang olahraga kepada para mahasiswa.
Kegiatan ini bakal menghadirkan narasumber dari berbagai pihak, meliputi perwakilan I.League, akademisi UMPAR, perwakilan manajemen PSM Makassar, hingga perwakilan sponsor. Penyelenggara menargetkan sebanyak 300 hingga 500 mahasiswa hadir sebagai peserta.
Manager Club and Community Development, Hanif Marjuni, menjelaskan bahwa kegiatan ini dibawa ke lingkungan kampus seiring dengan pesatnya transformasi industri sepak bola nasional.
“I.League merupakan hasil rebranding dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang diluncurkan pada awal Juli 2025 guna memperkuat fondasi industri sepak bola yang lebih modern, inklusif, dan profesional,” ujarnya, Senin (19/10/2026).
Sebagai badan pengelola kompetisi profesional sejak 2017, I.League mengelola berbagai ajang bergengsi pada musim 2026/2027, di antaranya BRI Super League, Pegadaian Championship, Liga Nusantara, Elite Pro Academy, League Cup, hingga kompetisi sepak bola wanita.
Hanif menilai potensi pengembangan karier di sektor olahraga sangat terbuka luas, mengingat Indonesia memiliki basis penggemar sepak bola yang sangat besar. Merujuk data Country Cassette, Indonesia mencatatkan sekitar 165,48 juta penggemar sepak bola dan berada di papan atas dunia di bawah Brasil dan China.
“Besarnya ekosistem sepak bola nasional membuka ruang bagi berbagai profesi di luar lapangan, seperti Media Officer, Medical Officer, Marketing Officer, General Coordinator, Local Organizing Committee, hingga Security Officer,” ungkapnya.
Tak hanya dari sisi karier, dimensi ekonomi industri sepak bola juga tergolong masif. Mengutip riset BRI Institute, nilai perputaran uang pada kompetisi BRI Liga 1 diperkirakan mencapai sekitar Rp10,42 triliun per musim. Angka tersebut menjadi gambaran nyata besarnya potensi ekonomi yang berdampak luas bagi masyarakat, termasuk bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Menurut Hanif, rangkaian acara I.League Goes to Campus di UMPAR akan diawali dengan registrasi peserta, dilanjutkan sambutan pembuka dari Rektor UMPAR, perwakilan sponsor, serta pimpinan I.League. Sesi inti diisi dengan diskusi panel dan tanya jawab bersama para pemateri, sebelum diakhiri dengan kuis interaktif dan pembagian doorprize.
“Untuk mendukung kelancaran acara, I.League menyiapkan berbagai kebutuhan seperti atribut kegiatan, plakat, sertifikat, konsumsi, dan hadiah kuis. Sementara itu, pihak UMPAR memfasilitasi auditorium, moderator, pembawa acara, pemateri akademisi, serta melibatkan sekitar 20 mahasiswa sebagai relawan (volunteer),” jelasnya.
