Pangkep – Mata agenda Bedah Buku pada Festival Literasi Pangkep tahun 2026 yang dikemas dalam bentuk dialog berlangsung di lantai 2 gedung perpustakaan dan kearsipan Kabupaten Pangkajene dan kepulauan pada Rabu 21 Oktober 2026.
Beda buku koleksi perpustakaan yang berjudul: Menuliskan yang lisan, sehimpun esai lokalitas Pangkep Sulawesi Selatan yang merupakan Rangkaian kegiatan Festival Literasi Pangkep Melalui Anggaran Dana Alokasi Khusus Non Fisik tahun 2026,
Segmen yang digelar pada hari kedua dari tiga hari rencana festival literasi Pangkep yang dibuka kemarin satu hari sebelunya, berlangsung bersamaan dengan kesemarakan lain agenda kegiatan Pentas seni, Donor darah, Pameran badik selebes, CKG dan puluhan tenant UMKM.
Di depan audiens peserta antara lain Kepala Dinas perpustakaan dan kearsipan Abbas Hasan, AP, MM bersama jajaran dan peserta lainnya yang terdiri dari para guru pelajar menulis budayawan dan aktivis stakeholder terkait lainnya, panitia menampilkan moderator dan narasumber dari ahli terkemuka di daerah ini.
Bertindak sebagai moderator Ahmad peta, S.Pd, M.Pd dari pengawas pendidikan, narasumber Muh Syawal Saputra, Muh Farid Wajedi dan Mardiah, S.Pd yang masing-masing tampil memaparkan sudut pandang dan tinjaun persepsinya masing-masing berdasarkan spesifikasi wawasan dan keilmuannya.
Dialog yang berlangsung menarik, dinamis dan interaktif tersebut mendapat banyak sambutan dan umpan balik berupa pertanyaan dan masukan dari para peserta yang membuat waktu jadi sangat terbatas.
Dalam kesimpulan yang disampaikan moderator Ahmad Petta bahwa dengan kerja keras dan kerja cerdas dapat memastikan kekerhasilan.
“Jangan Takut menghadapi masa depan,
hadapi dan perjuangan,” lanjutnya.
Ditambahkan, bekerja dengan ikhas akan mendapatkan hasil yang maksimal”Tak lupa, sempat memberi apresiasi dan penghargaan kepada Muh Farid Wajedi atas pemaparannya yang luar biasa,” ada acara pada buku kali ini yang berlangsung dengan aman tertib
dan sukses tersebut.
(Hasra )
