Parepare, Portal — Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) kembali mencatatkan sejarah baru dalam dunia pendidikan dengan menggelar wisuda ke-38 yang mengukuhkan 621 wisudawan dari program sarjana, magister, dan doktor.
Prosesi wisuda yang berlangsung khidmat ini diselenggarakan di Gedung Islamic Center Kota Parepare, Jalan Agussalim, pada Sabtu (26/10/2024).
Acara wisuda yang mengusung semangat keunggulan dan kontribusi ini dihadiri oleh Rektor UMPAR Prof Dr Jamaluddin Ahmad, serta perwakilan Pemerintah Kota Parepare yang diwakili oleh Asisten 2, Andi Ardian Asyraq, menggantikan Penjabat (Pj) Wali Kota Parepare, Abdul Hayat Gani.
Dalam sambutannya, Prof Dr Jamaluddin Ahmad menyampaikan pesan bermakna kepada para wisudawan. “Para wisudawan kini mengemban tanggung jawab yang satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya dalam memberikan sumbangsih kepada masyarakat, agama, dan bangsa Indonesia,” tegasnya.
Rektor UMPAR juga menggarisbawahi empat bentuk kontribusi penting yang diharapkan dari para alumni, yaitu kontribusi akademik, kontribusi pemikiran dan sumbangsih berupa sarana dan prasarana kampus, kontribusi memberikan peluang-peluang kepada adik-adiknya, dan kontribusi Muhammadiyah dengan melibatkan diri di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Prof Jamaluddin mengungkapkan transformasi signifikan yang telah dilakukan UMPAR sejak awal kepemimpinannya di tahun 2023.
“UMPAR telah melakukan orientasi dan transformasi ulang terhadap pengembangan sistem Tata Kelola dan Manajemen Organisasi yang baik. Hasilnya saat ini adalah program yang kami sebut UMPAR Bugis Mendunia 2023-2035 dengan konsep Gerak, Inovasi Langsung Aksi,” jelasnya.
Sebagai perguruan tinggi swasta berbadan hukum, UMPAR berkomitmen mengikuti prinsip Good University Governance yang mencakup sistem perencanaan menyeluruh, terpadu, dan transparan, disertai pengawasan konstruktif dan pelaporan akuntabel.
“UMPAR memperkuat sinergitas pusat-pusat keunggulan agar mampu untuk senantiasa memperbarui pengetahuan di berbagai bidang dan melakukan inovasi untuk menjawab permasalahan bangsa, dan turut berkontribusi dalam merespon permasalahan dunia,” tambah Prof Jamaluddin.