Polsek KPN Gelar “Jumat Curhat” Bersama Warga Kelurahan Ujung Sabbang

PORTAL — Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) menggelar kegiatan “Jumat Curhat” bersama masyarakat Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (29/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung di rumah Ibu RW 002 Perumahan Fatmawati, Jalan Andi Sulolipu, ini dihadiri sekitar 20 warga setempat.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kanit Binmas Polsek KPN IPDA Bachtiar yang mewakili Kapolsek KPN Iptu Suardi.

Hadir pula perwakilan Lurah Kelurahan Ujung Sabbang Indra Rukmana Syafruddin, (Kasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat), Bhabinkamtibmas Kelurahan Ujung Sabbang AIPDA Mustarif, serta tokoh masyarakat dan ketua RT/RW se-Kelurahan Ujung Sabbang.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap keluh kesah masyarakat terkait keamanan maupun pelayanan kepolisian. Kami mengharapkan masyarakat tidak sungkan menyampaikan masukan untuk perbaikan kinerja dan pelayanan kami,” ungkap KPN Iptu Suardi.

IPDA Bachtiar menyampaikan visi misi kerja Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda, yakni “Polisi Yang Memberi Rasa Aman, Polisi Yang Melayani, Polisi Yang Mendukung Pembangunan.”

Kapolres juga memerintahkan jajaran untuk aktif melakukan patroli “Blue Light” di seluruh wilayah Polres Parepare guna membantu keamanan lingkungan warga.

Mengingat musim kemarau, pihak kepolisian juga memberikan imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), seperti dilarang membakar hutan dan lahan, hindari membuka kebun dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan segera melaporkan kebakaran ke polisi atau pemerintah setempat.

Selain itu, masyarakat diminta waspada terhadap tindak kejahatan pencurian, terutama pada rumah kosong dan kendaraan dengan kunci kontak yang tertinggal. Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan melalui media sosial dan SMS.

Dalam sesi tanya jawab, Hasbullah selaku warga menyampaikan tiga poin utama yakni kekhawatiran terhadap maraknya keterlibatan remaja dalam narkotika dan usulan pembuatan gardu/pos penyuluhan.

Tidak hanya itu, keluhan tentang maraknya telepon gelap atau “passobis” (penipuan telepon) serta masalah remaja yang berkumpul di malam hari di bangunan kosong dengan ditemukannya botol-botol bekas minuman beralkohol.

Menanggapi keluhan warga,
Polsek KPN berkomitmen akan meningkatkan patroli rutin di wilayah yang dimaksud, meneruskan usulan gardu kamtibmas ke pimpinan untuk ditindaklanjuti, dan terus memberikan edukasi tentang bahaya penipuan online kepada masyarakat.

“Mari kita bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing dan tetap bersinergi dalam hal keamanan,” ungkapnya.