Pangkep – SMP Negeri 1 Pangkajene sebagai salah satu kebanggaan Kabupaten Pangkajene dan kepulauan menggelar Konser pamit untuk persiapan mengikuti lomba Marching Band tingkat nasional yang berlangsung di halaman sekolah pada Selasa 18 November 2025.
Lomba marchingband yang diberi nama Pinisi Marchingband Competition (PMC) ke-VI memperebutkan piala Kemenpora Republik Indonesia di Gedung olahraga (GOR) Sidang Makassar Sulawesi Selatan pada 19 sampai 23 November 2025.
Konser pamit dan minta restu kepada orang tua para guru-guru, Pembina, pelatih ini dipimpin langsung Kepala UPT SMP Negeri 1 Dr Mansyur, S.Pd, M.Si untuk mendapatkan Restu dan doa dalam rangka mengikuti acara PMC mewakili Kabupaten Pangkep yang kebetulan menjadi juara umum pada Pangkep Marching Band Festival (PMC) pertama pada 26-27 Oktober 2025 yang baru lalu.
Tim marching band SMP Negeri 1 Pangkajene kali ini turun dengan kekuatan penuh menampilkan atraksi 5 cabang lomba yang anggotanya secara keseluruhan berjumlah keseluruhan 102 orang disaksikan sedemikian semarak dan riuk aplaos ribuan pasang mata para siswa Guru dan Orang tua.
Mewakili keseluruhan civitas warga sekolah yang menyaksikan dan ikut memberi doa restu, Kepsek Dr Mansyur dengan bangga dan optimis menyampaikan tim marching band siswa kami sudah 3 bulan berlatih di Kabupaten Pangkep yang jelas sudah siap berlaga di lomba tersebut.
“Sebagai juara umum divisi Senior Brass Pangkep marching band, telah memberi pengalaman pertama untuk itu pada event dengan target 3 besar karena realistis lawan kita adalah SMA yang masuk kategori senior brass di PMC tingkat nasional Sudiang Makassar tersebut,” umbarnya.
Menurutnya, dapat ditaksir sendiri dalam keterlibatan kami pada ajang tersebut kali ini cukup banyak membutuhkan anggaran pastinya bantuan pemerintah dalam hal ini Bupati, jadi hari ini kita mengundang Pak Kadis tapi menghadiri acara Gubernur.
“Seluruh tim akan naik besok sampai hari minggu, dan puncak perlombaannya akan diadakan nanti konser dan display,” ungkapnya.
Dipaparkannya, ekskul anak-anak bisa beraktivitas positif bisa memfasilitasi semakin banyak anak-anak berkegiatan yang akhirnya anaknya itu terbiasa berperilaku positif, bisa disiplin membagi waktunya dan memiliki keterampilan tinggi dan ini dimiliki oleh banyak siswa tidak satu, dua, tiga tapi banyak siswa bisa terlibat di dalam.
“Hal-hal baik di sekolah kami bisa menular di sekolah lain pasti jadikan contoh di Kabupaten, harapan bisa berperilaku positif, Kegiatan positif ini bisa menular ke sekolah-sekolah lain akhirnya bisa diadaptasi sama sekolah punya marching band (MB) dan bisa dibayangkan ke depannya,” tutupnya.
