PORTAL — Yayasan Lembaga Pengkajian Pengembangan Ekonomi dan Masyarakat (YLP2EM) sebagai mitra BaKTI (Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia) menyelenggarakan pelatihan pembuatan proposal usaha bagi 30 pelaku UMKM di Kota Parepare, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di salah satu cafe lokal ini merupakan bagian dari program inklusi untuk penguatan dan pendampingan unit usaha di kalangan kelompok konstituen.
Koordinator Program Inklusi YLP2EM, Abd. Samad Syam, menjelaskan bahwa pelatihan ini memiliki tiga tujuan strategis.
Pertama, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha dalam menyusun proposal.
Kedua, mendampingi dalam pembuatan proposal untuk pengembangan usaha, baik dari segi kualitas produk, manajemen, perizinan, maupun pemasaran.
Ketiga, membangun jaringan dan menghubungkan pelaku usaha dengan stakeholder ekonomi.
“Pelatihan ini diharapkan bisa mengembangkan usaha dan memperkuat produk-produk mereka,” ujar Samad.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi Parepare, Basuki Busra, mengungkapkan bahwa dari 25 ribu pelaku UMKM di Parepare, 64 persen di antaranya adalah perempuan.
Basuki menegaskan bahwa UMKM kini menjadi fokus pemerintah karena menjadi pondasi utama perkembangan Kota Parepare.
