Mahasiswa Unhas Gelar Seminar Hasil Program Anti Korupsi

PORTAL — Mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang tergabung dalam Kelompok 2 Program Bentuk Kegiatan Pembelajaran (BKP) Kepemimpinan dan Karakter Bela Negara menggelar seminar hasil sebagai penutup rangkaian program bertema Anti Korupsi yang telah dilaksanakan di Pengadilan Negeri Makassar.

Kelompok tersebut beranggotakan Fauzan Ahmad, A. Nur Arifa S, Intan Nuraini Sahab, Nobel Peter Suwandi, Sitti Nurhaliza, dan Kurniati Paemba. Program ini merupakan implementasi Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) melalui skema Pembelajaran Berdampak di Luar Kampus (PBLK) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) dalam kerangka Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Hasanuddin.

Selama pelaksanaan program, para mahasiswa menjalankan berbagai kegiatan yang berfokus pada penguatan nilai integritas dan pencegahan korupsi.

Kegiatan tersebut meliputi observasi langsung jalannya persidangan di Pengadilan Negeri Makassar, pembuatan poster dan video kampanye anti korupsi, workshop daring tentang integritas, hingga pengabdian hukum secara online yang mengangkat kesadaran hukum masyarakat terhadap tindak pidana korupsi.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung mengenai proses penegakan hukum sekaligus memperdalam pemahaman mengenai pentingnya peran generasi muda dalam membangun budaya anti korupsi.

Program ini juga dinilai mampu meningkatkan kemampuan analisis, komunikasi, dan kepercayaan diri mahasiswa dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

Seminar hasil dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2026, di Rektorat Universitas Hasanuddin sebagai bagian dari evaluasi akhir program. Dalam kegiatan tersebut, setiap kelompok memaparkan capaian program, luaran yang dihasilkan, serta pengalaman selama mengikuti BKP Bela Negara.

Koordinator Program Tema Anti Korupsi, Dr. Andi Tenri Famauri Rifai, mengatakan program tersebut tidak hanya memberikan pembelajaran secara teoritis, tetapi juga pengalaman nyata di lapangan yang menjadi bekal berharga bagi mahasiswa di masa depan.

“Program ini memberikan pengalaman langsung yang memperkaya wawasan mahasiswa mengenai pentingnya integritas dan peran generasi muda dalam upaya pencegahan korupsi,” ujarnya.

Melalui program ini, Universitas Hasanuddin berharap dapat mencetak mahasiswa yang berintegritas, berjiwa bela negara, serta mampu menjadi agen perubahan dalam membangun budaya anti korupsi, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.