PORTAL — Komitmen UPTD SMP Negeri 5 Parepare membangun budaya peduli lingkungan. Sekolah tersebut resmi menjalin kerja sama dengan TP3SR Lakessi untuk mengelola sampah plastik agar tidak hanya menjadi limbah, tetapi juga memiliki nilai ekonomi.
Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Kantor Lurah Lakessi, Kota Parepare, Selasa (22/9/2026).
MoU ditandatangani Kepala UPTD SMP Negeri 5 Parepare, Rahmaniar, yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Kemitraan, Sofyan, bersama Ketua TP3SR Lakessi, Sakriati. Penandatanganan turut disaksikan Sekretaris Lurah Lakessi dan sejumlah staf kelurahan.
Kerja sama tersebut merupakan bagian dari penguatan gerakan ASRI atau Aman, Sehat, Resik, dan Indah di lingkungan SMP Negeri 5 Parepare.
Melalui kesepakatan itu, TP3SR Lakessi akan melakukan penjemputan sampah plastik yang telah dikumpulkan pihak sekolah. Sampah tersebut kemudian dibeli sesuai ketentuan harga yang berlaku.
Pola ini membuat pengelolaan sampah di sekolah tidak hanya berorientasi pada kebersihan. Sampah plastik yang selama ini dianggap sebagai limbah diarahkan menjadi bagian dari edukasi lingkungan sekaligus memiliki nilai manfaat dan ekonomi.
Kepala UPTD SMP Negeri 5 Parepare, Rahmaniar, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya sekolah membangun kebiasaan peduli lingkungan yang dapat dirasakan langsung peserta didik.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa sampah plastik tidak berhenti sebagai limbah. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah dapat memiliki nilai manfaat bahkan nilai ekonomi,” ujar Rahmaniar.
Menurutnya, pengelolaan sampah juga dapat menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik untuk memahami tanggung jawab terhadap lingkungan.
Para murid tidak hanya dibiasakan membuang sampah pada tempatnya, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai proses pengelolaan sampah hingga dapat kembali memberikan manfaat.
Ketua TP3SR Lakessi, Sakriati, mengapresiasi langkah SMP Negeri 5 Parepare. Menurutnya, SMPN 5 menjadi sekolah pertama yang secara resmi menjalin kerja sama melalui MoU dengan TP3SR Lakessi.
“Terima kasih kami sampaikan kepada SMP Negeri 5 Parepare yang sudah menjadi pilot project. Ini adalah sekolah pertama yang melakukan penandatanganan MoU dengan kami. Sudah ada beberapa sekolah yang berkunjung, tetapi SMP 5 menjadi pilot project-nya sekolah yang bekerja sama dengan kami,” kata Sakriati.
Ia berharap kerja sama tersebut menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi pengelolaan sampah berbasis sekolah di Kota Parepare.
Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Lurah Lakessi. Pemerintah kelurahan menyambut baik keterlibatan SMP Negeri 5 Parepare dalam upaya mengurangi sampah plastik.
“Terima kasih SMP 5. Semoga kerja sama ini menjadi upaya kita bersama membuat lingkungan bebas plastik dan tetap ASRI,” ujarnya.
Penandatanganan MoU tersebut sekaligus menunjukkan upaya membangun kolaborasi antara sekolah, masyarakat dan pengelola sampah untuk menciptakan kebiasaan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
