Tasming Sebut ASN Mesin Penggerak Program Pemkot Parepare

PORTAL — Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menegaskan pentingnya peran aparatur sipil negara (ASN) dalam mendukung dan merealisasikan berbagai program prioritas Pemerintah Kota Parepare.

Hal itu disampaikan Tasming saat memberikan sambutan pada Pengukuhan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kota Parepare Masa Bakti 2026-2031 di Auditorium BJ Habibie, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, jajaran Pemerintah Kota Parepare, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Tasming mengatakan, dirinya bersama Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto, tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan program yang telah menjadi janji politik kepada masyarakat.

Menurutnya, dukungan seluruh jajaran ASN sangat dibutuhkan karena menjadi bagian penting dari mesin penggerak pemerintahan.

“Saya dan Bapak Wakil Wali Kota (Hermanto) tentu tidak akan dapat bekerja sendiri untuk menunaikan janji politik saya tanpa dukungan dari teman-teman ASN,” ujar Tasming.

Tasming pun menyampaikan selamat kepada para ASN yang dikukuhkan sebagai bagian dari Dewan Pengurus Korpri Kota Parepare Masa Bakti 2026-2031.

Ia berharap kepengurusan baru dapat semakin memperkuat soliditas dan kekompakan ASN dalam menjalankan fungsi sebagai abdi negara sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Tasming, program pemerintah daerah yang tertuang dalam visi dan misi membutuhkan inovasi, kolaborasi, serta keterlibatan aktif seluruh jajaran ASN.

“Karena jabatan saya dengan Pak Wakil hanya sementara, lima tahun ji. Kami menyadari peran teman-teman ASN sangat dibutuhkan. Saya bersama Pak Wakil tidak bisa jalan berdua tanpa teman-teman ASN yang menjadi mesin penggerak dalam merealisasikan janji politik kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, mendorong ASN Pemkot Parepare meningkatkan kreativitas dan inovasi, terutama dalam menghadapi kondisi fiskal yang terbatas.

Menurutnya, keterbatasan anggaran perlu dijawab dengan kolaborasi dan kerja sama agar pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

“Kondisi terbatas anggaran harus dijawab dengan kreativitas, kolaborasi dan kerja sama,” kata Jufri.

Ia menilai Parepare telah memiliki modal dalam mengembangkan daerah, termasuk pengalaman meraih berbagai prestasi. Potensi tersebut diharapkan terus dioptimalkan dengan dukungan sumber daya manusia yang berkualitas.