DPRD Polman Kunjungi Pusdalops BPBD Sulbar, Perkuat Koordinasi Penanggulangan Bencana

PORTALINSIDEN.COM, Mamuju — Wakil Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Amiruddin, bersama rombongan melakukan kunjungan ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (30/9/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah di Pusdalops BPBD Sulbar.

Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara DPRD Kabupaten Polewali Mandar dengan BPBD Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah.

Muhammad Yasir Fattah menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan serta meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana.

“Koordinasi dan kolaborasi antarlembaga harus terus kita perkuat. Penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari tahap pencegahan dan kesiapsiagaan hingga penanganan ketika terjadi bencana,” ujar Yasir Fattah.

Ia menambahkan, penguatan koordinasi tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk membangun sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi bencana serta memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang optimal.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan DPRD Kabupaten Polewali Mandar juga mendapatkan gambaran mengenai peran Pusdalops BPBD Sulbar sebagai bagian dari sistem koordinasi informasi dan operasi penanggulangan bencana di tingkat provinsi.

Menurut Yasir Fattah, keberadaan Pusdalops memiliki peran strategis dalam mendukung penerimaan, pengelolaan, pemantauan, dan penyampaian informasi kebencanaan sebagai bahan koordinasi serta pengambilan keputusan.

“Pusdalops menjadi salah satu simpul informasi kebencanaan. Karena itu, komunikasi antara provinsi dan kabupaten harus terus berjalan agar informasi kejadian dapat ditindaklanjuti secara cepat dan terkoordinasi,” tutup Yasir Fattah.