PORTAL — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare melaksanakan rangkaian kegiatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dengan penuh khidmat dan kebersamaan bersama petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Salat Iduladha berjamaah yang diikuti petugas dan WBP di lingkungan Lapas Parepare. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib yakni Ustadz Sultan Muhtasum yang menyampaikan khutbah tentang makna pengorbanan, keikhlasan, serta pentingnya memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.
Usai salat berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban sebanyak dua ekor sapi. Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar lapas, panti asuhan, serta warga binaan untuk diolah dan dikonsumsi bersama.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Parepare, Marten, mengatakan momentum Iduladha menjadi sarana mempererat rasa kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi antar sesama.
“Hari Raya Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan, baik bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain rangkaian ibadah dan penyembelihan hewan kurban, layanan kunjungan khusus bagi keluarga warga binaan juga tetap dilaksanakan dan dibagi menjadi dua sesi guna menjaga ketertiban dan kenyamanan layanan.
Pada hari pertama Idul Adha, tercatat sebanyak 666 orang pengunjung hadir untuk melaksanakan kunjungan kepada warga binaan.
