PBSI Parepare Buka Pendaftaran Calon Ketua, Sisa 3 Hari Belum Ada Peminat

PORTAL — Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Parepare resmi membuka penjaringan bakal calon Ketua PBSI Parepare periode 2026-2030. Tahapan pendaftaran telah dibuka sejak 12 Juni dan akan berakhir pada 19 Juni 2026.

Ketua Panitia Muskot PBSI Parepare, Asmar, didampingi Ketua Penjaringan Muhammad Idris dan Sekretaris Panitia Bahrun, mengungkapkan hingga Selasa (16/6/2026), belum ada satu pun calon yang mendaftarkan diri.

“Namun hingga hari ini atau sisa tiga hari lagi pendaftaran dibuka, belum ada pendaftar,” ujar Asmar.

Ia menjelaskan, setelah masa pendaftaran ditutup, tahapan selanjutnya adalah pengembalian formulir hingga 26 Juni 2026, verifikasi berkas pada 27 Juni 2026, perbaikan berkas pada 28 hingga 30 Juni 2026, serta pengumuman hasil validasi bakal calon pada 1 Juli 2026.

Sementara itu, Musyawarah Kota (Muskot) PBSI Parepare yang akan memilih ketua baru dijadwalkan berlangsung pada 12 Juli 2026.

Asmar mengatakan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh bakal calon Ketua PBSI Kota Parepare. Di antaranya berkelakuan baik, berdomisili atau lahir di Kota Parepare, tidak sedang menjadi pengurus cabang olahraga lain maupun unsur pimpinan KONI di semua tingkatan, serta memperoleh dukungan sah dari minimal tiga klub pemilik hak suara.

“Ada sembilan klub bulutangkis di Parepare yang terdaftar di SI PBSI. Namun delapan klub memiliki hak suara, sementara satu klub berstatus sebagai pemantau,” katanya.

Delapan klub yang memiliki hak suara dalam Muskot PBSI Parepare 2026 yakni Arsy Sport Badminton Club, AKLI BC Parepare, PB Armada Finance, PB GISS, Cargill Parepare, Disporapar, Manuntung Raya, dan Sipakario Parepare. Sedangkan PB Bilibili 162 tercatat sebagai peserta pemantau.

Panitia berharap para pecinta dan pemerhati olahraga bulutangkis yang memiliki komitmen untuk memajukan prestasi daerah dapat segera mendaftarkan diri sebagai calon ketua.

“Kami berharap ada figur yang siap membawa olahraga bulutangkis di Parepare lebih maju ke depannya, baik dari sisi pembinaan atlet maupun peningkatan prestasi,” ungkapnya.