PORTAL — PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung terus memperkuat program pemberdayaan masyarakat dengan mengembangkan keterampilan kreatif bagi kelompok binaan Rumah Anak Pesisir (RASI). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Usaha Kreatif Pengajar RASI: Kreasi Kerajinan Dekorasi Acara dan Pesta yang digelar di Aula Kantor Pertamina Patra Niaga IT Bitung.
Pelatihan yang berlangsung selama enam jam itu diikuti delapan pengajar Rumah Anak Pesisir dengan menghadirkan dua pemateri dari jasa dekorasi Wyvonca, yakni Erny Pelafu dan Marchel. Kegiatan dirancang dalam konsep teori dan praktik agar peserta mampu memahami dasar dekorasi sekaligus mengembangkan keterampilan bernilai ekonomis dan berpeluang menjadi usaha mandiri.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan konsep estetika dekorasi, alat dan bahan, teknik penataan dan layouting, hingga praktik langsung membuat berbagai elemen dekorasi acara. Peserta juga dibimbing membuat dekorasi panel, gerbang balon, dekorasi dua layer, tulisan berbahan styrofoam, serta aneka kreasi dekoratif lainnya.
Integrated Terminal Manager Bitung, Arman Prastiono, mengatakan penguatan kapasitas masyarakat perlu diarahkan pada keterampilan aplikatif yang relevan dengan peluang ekonomi di lingkungan sekitar.
“Pelatihan ini menjadi salah satu langkah untuk membuka ruang tumbuh bagi kelompok binaan agar memiliki keterampilan kreatif yang dapat dikembangkan menjadi usaha produktif dan berkelanjutan. Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat memberi dampak ekonomi sekaligus memperkuat keberlanjutan program Rumah Anak Pesisir,” ujar Arman.
Sementara itu, Community Development Officer Pertamina Patra Niaga IT Bitung, Shafira Zulfa Ramadhani, menuturkan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari proses pemberdayaan masyarakat yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas individu maupun kelompok binaan.
“Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun pola pikir produktif, menumbuhkan keberanian untuk memulai usaha, serta memperkuat semangat kolaborasi secara kreatif di lingkungan kelompok binaan,” jelas Shafira.
Program pemberdayaan tersebut juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, poin 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, poin 10 tentang Berkurangnya Kesenjangan, serta poin 17 terkait Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan dengan membuka ruang pengembangan keterampilan yang mampu memberikan dampak ekonomi nyata.
“Pertamina terus mendorong program pemberdayaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas masyarakat agar mampu tumbuh lebih mandiri dan produktif. Melalui pelatihan ini, kami berharap lahir lebih banyak inisiatif usaha kreatif yang dapat berkembang dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujar Lilik.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga IT Bitung berharap Rumah Anak Pesisir tidak hanya berkembang sebagai ruang pembinaan sosial dan pendidikan anak pesisir, tetapi juga menjadi wadah lahirnya pelaku usaha kreatif baru yang mampu menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
