Pertamina Perkuat Pasokan LPG 3 kg di Sidrap dan Pastikan Penyaluran Normal

PORTAL — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menanggapi pemberitaan terkait kelangkaan LPG subsidi 3 kg dan kenaikan harga di tingkat pengecer di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan bahwa penyaluran LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Sidrap saat ini dalam kondisi normal dan terus dipantau secara berkala.

Sales Branch Manager VII Gas Sulselbar, Mulian Pratama, menjelaskan bahwa Pertamina telah melakukan langkah antisipatif melalui penambahan pasokan LPG 3 kg guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Penyaluran LPG 3 kg di Kabupaten Sidrap berjalan normal sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah. Sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat, Pertamina telah menyalurkan tambahan fakultatif sejak awal bulan ini dengan total sebanyak 19.760 tabung. Tambahan pasokan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan LPG 3 kg di masyarakat,” ujar Mulian.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan resmi agar memperoleh harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah. Adapun harga yang berlaku di tingkat pengecer berada di luar rantai distribusi resmi Pertamina sehingga tidak menjadi kewenangan Pertamina dalam penetapan harganya.

Terkait informasi adanya peningkatan penggunaan LPG 3 kg untuk kebutuhan operasional pompa air pada musim tanam, Pertamina mengingatkan bahwa penggunaan LPG subsidi telah diatur oleh pemerintah.

“Sesuai Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2019, LPG subsidi 3 kg untuk pompa air irigasi hanya diperuntukkan bagi petani sasaran yang menerima bantuan paket _converter kit_ dari Kementerian ESDM. Berdasarkan data yang kami miliki, Kabupaten Sidrap hingga saat ini belum pernah menerima bantuan paket _converter kit_ tersebut,” tambah Mulian.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait untuk memantau kondisi distribusi LPG subsidi agar tetap berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Pertamina berkomitmen menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan _panic buying_ karena penyaluran LPG 3 kg di Kabupaten Sidrap dalam kondisi normal dan telah mendapatkan tambahan pasokan. Kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG subsidi sesuai peruntukannya sehingga manfaat subsidi dapat diterima oleh kelompok masyarakat yang berhak,” jelas Lilik.

Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan monitoring penyaluran LPG subsidi bersama pemerintah daerah dan aparat terkait guna memastikan distribusi berjalan dengan baik serta tepat sasaran.

Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait produk dan layanan Pertamina atau menemukan indikasi penyalahgunaan LPG subsidi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center (PCC) 135.