PORTAL — Turnamen Badminton Harhubnas Cup 2026 menyajikan pertandingan sengit antara pasangan Walno/Cakra melawan Budiono/Wahyu. Duel tersebut berlangsung di Lapangan Bulutangkis KSOP Parepare, Kamis (3/9/2026).
Pertandingan berlangsung ketat sejak set pertama. Kedua pasangan saling menyerang dan berusaha menjaga keunggulan poin hingga memasuki angka-angka kritis.
Walno/Cakra akhirnya mampu mengamankan set pertama dengan skor tipis 21-19. Hasil tersebut membuat Budiono/Wahyu harus bekerja lebih keras pada set berikutnya untuk menjaga peluang memenangkan pertandingan.
Memasuki set kedua, Budiono/Wahyu mengubah strategi permainan. Keduanya tampil lebih agresif dengan memperkuat pertahanan sekaligus memanfaatkan peluang untuk melancarkan serangan.
Perubahan pola permainan itu membuahkan hasil. Budiono/Wahyu berhasil mengambil set kedua dengan skor 21-18 sekaligus menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut ke rubber game.
Set ketiga menjadi puncak keseruan pertandingan. Kedua pasangan terlibat saling kejar poin. Walno/Cakra berupaya kembali mengambil kendali, sementara Budiono/Wahyu terus memberikan tekanan melalui permainan cepat.
Sorakan penonton semakin terdengar ketika pertandingan memasuki poin-poin penentuan. Budiono/Wahyu akhirnya mampu menjaga momentum dan unggul hingga mendekati akhir pertandingan.
Duel sengit tersebut ditutup melalui smash keras Wahyu yang gagal dikembalikan lawan. Pukulan itu sekaligus memastikan kemenangan Budiono/Wahyu pada set ketiga dengan skor 21-17.
Dengan hasil tersebut, Budiono/Wahyu memenangkan pertandingan melalui rubber game setelah sempat kehilangan set pertama.
Salah seorang penonton, Wisnu, menilai duel Walno/Cakra melawan Budiono/Wahyu menjadi salah satu pertandingan paling menarik selama pelaksanaan Harhubnas Cup 2026 di Kota Parepare.
Menurutnya, pertandingan berlangsung menarik karena kedua pasangan menunjukkan kemampuan yang relatif berimbang. Kejar-kejaran poin, terutama pada set penentuan, membuat penonton terus memberikan dukungan hingga pertandingan berakhir.
“Pertandingan kali ini menurut saya paling seru di Harhubnas Cup 2026. Apalagi sampai rubber game dan poinnya saling mengejar,” kata Wisnu.
Usai pertandingan, Budiono mengaku bersyukur bersama Wahyu mampu membalikkan keadaan setelah kalah pada set pertama. Menurutnya, kunci kemenangan adalah tetap tenang dan melakukan evaluasi terhadap pola permainan lawan.
Budiono mengatakan, pada set kedua dirinya bersama Wahyu mencoba mengubah strategi dengan bermain lebih sabar, menjaga konsentrasi dan tidak terburu-buru dalam melakukan serangan. Strategi tersebut membuat mereka mampu memaksakan pertandingan hingga set ketiga.
“Set pertama kami kalah tipis. Di set kedua kami mencoba mengubah pola permainan dan lebih fokus. Alhamdulillah bisa menang dan berlanjut ke set ketiga,” ujarnya.
Ia menyampaikan kemenangan tersebut menjadi motivasi untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Namun, bagi Budiono, hal terpenting dari Turnamen Badminton Harhubnas 2026 bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan melalui olahraga.
“Kami tentu senang bisa memenangkan pertandingan ini. Mudah-mudahan turnamen seperti ini semakin mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” pungkasnya.
“Kami juga akan tetap mempersiapkan diri untuk pertandingan selanjutnya, yang kemungkinan besar akan bertemu juara bertahan tahun lalu yaitu pasangan Eko dan ILO dari PB. Pelindo,” tambahnya.
