Athallah Athar Hakan, “Maldini Parepare” Antar Golden Warrior Wakili Indonesia Berlaga di Malaysia

PORTAL — Usianya baru 10 tahun, namun Athallah Athar Hakan mulai mencatatkan namanya di sejumlah turnamen sepak bola usia dini.

Bocah asal Kota Parepare itu kembali mengukir prestasi setelah ikut membawa SSB Golden Warrior Parepare menjadi juara pada Indonesia Timur Championship U-10.

Turnamen tersebut mempertemukan tim-tim usia dini dari berbagai daerah di kawasan Indonesia Timur. Pesertanya antara lain datang dari Balikpapan, Samarinda, Kendari, Manado, Gorontalo, hingga Makassar.

Keberhasilan menjadi juara semakin istimewa karena Golden Warrior berhak melanjutkan perjalanan untuk bertanding di Malaysia.

Athallah dan tim dijadwalkan mendapatkan kesempatan mengikuti kompetisi tersebut setelah lolos dari Indonesia Timur Championship.

Athallah lahir di Parepare pada 21 April 2016. Saat ini, putra pasangan Kani Ocank dan Hasnidar tersebut tercatat sebagai siswa kelas V A SDN 34 Parepare.

Di lapangan hijau, Athallah bermain sebagai center back. Meski masih belia, kemampuannya menjaga lini pertahanan membuatnya mendapat julukan “Maldini Parepare”, merujuk pada legenda bek Italia Paolo Maldini.

Perjalanan Athallah bersama si kulit bundar dimulai sejak berusia lima tahun. Ia pertama kali mengasah kemampuan bersama HSJP, kemudian melanjutkan pembinaan di Makkasau Putra hingga akhirnya bergabung dengan SSB Green Force.

Bakatnya membuat Athallah tidak hanya bermain untuk tim asal Parepare. Dalam sejumlah turnamen, ia mendapat kesempatan memperkuat SSB dari daerah lain.

Pengalaman bertanding di luar kota tersebut perlahan membentuk mental dan kemampuannya. Athallah terbiasa menghadapi pemain-pemain seusianya dari berbagai daerah dengan karakter permainan berbeda.

Pada Indonesia Timur Championship, Athallah memperkuat SSB Golden Warrior Parepare. Tim tersebut akhirnya keluar sebagai juara U-10.

Ocank, ayah Athallah, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi yang diraih putranya. “Tentunya prestasi ini menjadi kebanggaan bagi kami orang tuanya,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).

Jejak prestasi Athallah sudah terlihat ketika berusia delapan tahun. Ia pernah mendapatkan penghargaan pemain terbaik pada Lauruhu Cup di Maros.

Pada 2025, Athallah ikut membawa SSB Bangau Putra Makassar meraih juara pertama Dispora Cup Makassar. Prestasinya berlanjut pada 2026 dengan membantu SSB Lanrang Sidrap menjuarai Piala Askot Pinrang.

Athallah kemudian meraih juara pertama Super Cup Makassar U-10 bersama SSB Merpati Pinrang. Ia juga tercatat ikut membawa SSB Manarang menjadi juara pada Pinrang Cup 2026.

Kini, gelar Indonesia Timur Championship bersama Golden Warrior Parepare menambah catatan perjalanannya. Kesuksesan tersebut sekaligus membuka kesempatan bagi Athallah dan tim untuk merasakan atmosfer pertandingan di Malaysia.