PORTAL — Menyikapi kondisi Kota Parepare yang diselimuti asap, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare mengambil langkah antisipasi dengan membagikan masker kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya kelompok lanjut usia (lansia) yang rentan mengalami gangguan kesehatan.
Pembagian masker dilakukan oleh dokter dan perawat Klinik Pratama Pengayoman Lapare, didampingi Pelaksana Harian (PLH) Kepala Lapas Parepare, Arman, yang juga menjabat sebagai Kepala Subbagian Tata Usaha.
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan gangguan pernapasan akibat paparan partikel di udara, menyusul kondisi berasap yang menyelimuti wilayah Parepare.
Warga binaan lansia mendapat perhatian khusus karena dinilai lebih rentan terhadap dampak buruk kualitas udara. Meski demikian, pembagian masker juga menyasar warga binaan lainnya sebagai bentuk perlindungan kesehatan secara menyeluruh.
PLH Kalapas Parepare, Arman, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan merupakan salah satu prioritas dalam penyelenggaraan pelayanan pemasyarakatan.
“Langkah pencegahan perlu dilakukan secara cepat dan tepat, terutama ketika kondisi lingkungan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi warga binaan,” ujarnya.
Selain membagikan masker, tenaga medis Klinik Pratama Pengayoman Lapare turut memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan warga binaan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan lapas tetap sehat dan aman.
Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga binaan. Salah seorang WBP berinisial DS menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian pihak Lapas Parepare terhadap kesehatan mereka.
Ia mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan, terutama di tengah kondisi udara Kota Parepare yang sedang diselimuti asap.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Parepare menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, responsif, dan mengutamakan pemenuhan hak kesehatan warga binaan.
