Detik-Detik Terakhir, PSM Gagal Raih 3 Poin Penuh

PORTAL — Stadion BJ Habibie Parepare menjadi saksi drama menarik saat PSM Makassar menjamu Persijap Jepara dalam lanjutan Super League 2025/2026, Jumat (8/8/2025).

Laga yang disaksikan 3.560 penonton ini berakhir dengan skor imbang 1-1 setelah gol telat Persijap di injury time.

Pasukan Ramang tampil agresif sejak menit awal. Keunggulan cepat diraih melalui aksi gemilang Viktor Dethan yang berhasil membobol gawang Laskar Kalinyamat pada menit keenam. Gol pembuka ini memberikan PSM Makassar momentum positif untuk mengontrol jalannya pertandingan di babak pertama.

Memasuki babak kedua, masing-masing tim saling bertukar serangan dengan intensitas tinggi. Situasi semakin memanas ketika Muhammad Arham Darmawan, gelandang PSM berkostum nomor punggung 28, harus rela ditandu keluar lapangan akibat cedera.

Wasit Tommi Manggopa asal Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, bertindak tegas dengan memberikan beberapa kartu kuning kepada pemain yang melakukan pelanggaran. Kedua pelatih juga melakukan rotasi pemain untuk mengubah strategi permainan.

Tim asuhan Mario Licinio Guerreiro Lemos tidak menyerah meski tertinggal selama hampir seluruh pertandingan. Perjuangannya membuahkan hasil ketika Carlos Henrique França Freires, pemain berkostum nomor punggung 95, berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-90+9.

Gol injury time tersebut menjadi puncak drama di Stadion BJ Habibie, membuat ribuan penonton terpana. Peluit panjang wasit menandai berakhirnya pertandingan dengan skor 1-1, memberikan satu poin berharga bagi kedua tim dalam perjalanan Super League 2025/2026.

Hasil imbang ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi PSM Makassar yang gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir, sementara Persijap Jepara patut berbangga dengan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan hingga detik terakhir.