Sekda Tegaskan ASN Hebat Bukan yang Lama Bekerja, Tapi yang Terus Belajar

PORTAL — Sekretaris Daerah Kota Parepare, Amarun Agung Hamka, tampil sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XI yang diselenggarakan di Kampus 2 BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Selasa (7/4).

Dalam penyampaiannya, Sekda menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak cukup hanya memiliki kecerdasan dan kemampuan teknis, tetapi harus dibangun di atas fondasi karakter dan integritas yang kuat melalui penerapan Core Values ASN BerAKHLAK.

“Negara ini tidak hanya membutuhkan orang pintar, tetapi ASN yang berkarakter. Nilai BerAKHLAK bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi napas dalam setiap tindakan,” tegasnya di hadapan peserta Latsar.

Sekda menjelaskan bahwa penyatuan nilai dasar ASN melalui BerAKHLAK bertujuan membangun kesamaan budaya kerja dan pola pikir di seluruh instansi pemerintah, sehingga ASN mampu memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa ASN harus hadir sebagai pelayan publik yang responsif dan solutif, bukan sekadar menjalankan prosedur administratif.

“ASN hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani. Perbedaan pelayanan sering kali bukan pada aturan, tetapi pada sikap,” ujarnya.

Selain itu, Sekda mengingatkan pentingnya akuntabilitas, kompetensi, serta kemampuan beradaptasi di tengah perubahan zaman, khususnya dalam menghadapi transformasi digital birokrasi.

Dalam sesi diskusi, Sekda turut menegaskan makna loyalitas ASN yang kerap disalahartikan. Menurutnya, loyalitas ASN harus ditempatkan pada nilai-nilai negara dan konstitusi, bukan semata pada individu.

“Loyalitas ASN bukan kepada individu, tetapi kepada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI. Karena itu, ASN harus tetap menjunjung tinggi nilai dan aturan dalam setiap tindakan,” jelasnya.

Menutup materinya, Sekda menyampaikan pesan reflektif kepada seluruh peserta agar menjadikan profesi ASN sebagai bentuk pengabdian yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“ASN hebat bukan yang paling lama bekerja, tetapi yang paling mau belajar dan beradaptasi. Pada akhirnya, yang akan diingat dari seorang ASN bukanlah jabatannya, melainkan seberapa besar manfaat yang ia berikan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak ASN yang profesional, berintegritas, adaptif, serta memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.