Lapas Parepare Gelar Tes HIV/AIDS untuk 237 Warga Binaan

PORTAL — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Parepare bekerja sama dengan Puskesmas Lompoe melaksanakan kegiatan Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT) HIV/AIDS bagi 237 warga binaan sebagai langkah deteksi dini sekaligus upaya pencegahan penyebaran HIV/AIDS di lingkungan pemasyarakatan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Lompoe, Haerul, M.Biomed, bersama tim kesehatan. Dari pihak Lapas Parepare, kegiatan didukung oleh dokter lapas dan tiga orang perawat yang turut mendampingi proses pemeriksaan kesehatan warga binaan.

Sebelum menjalani pemeriksaan, seluruh peserta terlebih dahulu mendapatkan edukasi dan konseling mengenai HIV/AIDS. Materi yang diberikan meliputi penyebab penyakit, cara penularan, langkah pencegahan, serta pentingnya melakukan deteksi dini untuk menjaga kesehatan.

Haerul mengatakan, kegiatan Mobile VCT ini tidak hanya bertujuan melakukan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga meningkatkan pemahaman warga binaan mengenai HIV/AIDS.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga binaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan HIV/AIDS,” ujarnya.

Salah seorang warga binaan berinisial H. mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi yang diberikan sangat membantu dalam memahami risiko dan cara mencegah HIV/AIDS.

“Kami menjadi lebih tahu apa saja penyebab HIV/AIDS dan bagaimana cara menghindarinya. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Parepare, Marten, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Lapas Parepare dan Puskesmas Lompoe dalam mendukung pelayanan kesehatan bagi warga binaan.

Menurutnya, pemeriksaan dan konseling HIV/AIDS merupakan bagian dari komitmen Lapas Parepare untuk memastikan seluruh warga binaan mendapatkan akses layanan kesehatan yang optimal, termasuk dalam upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit menular.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan warga binaan mendapatkan layanan kesehatan yang baik, termasuk deteksi dini penyakit menular,” kata Marten.

Kegiatan Mobile VCT HIV/AIDS tersebut berlangsung tertib dan lancar. Program ini menjadi salah satu langkah nyata Lapas Parepare dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat dan aman bagi seluruh warga binaan.