Polsek KPN Tingkatkan Patroli Usai Warga Keluhkan Musik Bising

PORTAL — Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN) Parepare menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama warga RW 8, Kelurahan Ujung Sabbang, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, dan masukan terkait keamanan serta pelayanan kepolisian.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Kalimantan tersebut dipimpin langsung Wakapolsek KPN, IPTU Sunarya, didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Ujung Sabbang. Turut hadir Ketua RW 8, Rima, serta sekitar 20 warga setempat.

Dalam sambutannya, IPTU Sunarya menyampaikan bahwa Jumat Curhat merupakan program Polri yang bertujuan menyerap langsung aspirasi masyarakat sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kepolisian.

Ia juga mensosialisasikan visi Kapolres Parepare, yakni menghadirkan polisi yang memberikan rasa aman, melayani masyarakat, serta mendukung pembangunan.

Selain itu, masyarakat diajak memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Wakapolsek juga mengimbau warga untuk melaporkan gangguan keamanan maupun kejahatan siber melalui layanan resmi Polri, seperti portal PolriSiber dan aplikasi Dumas Presisi, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Pada sesi dialog, seorang warga, Darpa, menyampaikan keluhan terkait aktivitas sekelompok remaja yang kerap memutar musik dengan suara keras hingga larut malam di kawasan belakang Pasar Senggol, tepatnya di area penjual ikan. Menurutnya, kondisi tersebut mengganggu waktu istirahat warga sekitar.

Menanggapi hal itu, IPTU Sunarya menegaskan bahwa Polsek KPN akan meningkatkan patroli malam di lokasi yang dikeluhkan warga. Personel kepolisian juga akan memberikan teguran serta imbauan kepada para remaja agar menjaga ketertiban umum dan menghormati kenyamanan masyarakat.

“Kami akan menjadwalkan peningkatan patroli malam di titik tersebut untuk membubarkan kerumunan remaja serta memberikan teguran agar tidak mengganggu ketertiban dan waktu istirahat warga,” ujarnya.