PORTAL — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menindaklanjuti informasi yang berkembang terkait keluhan masyarakat mengenai ketersediaan LPG 3 Kg di Desa Tajo, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo. Informasi tersebut juga menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, yang mendorong dilakukan penelusuran terhadap kondisi distribusi LPG bersubsidi di wilayah tersebut.
Sales Branch Manager Sulselbar VII Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mulian Pratama, menjelaskan bahwa secara umum penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Wajo berlangsung normal dan lancar dengan rata-rata realisasi penyaluran mencapai 18.591 tabung per hari. Pertamina terus memantau kondisi distribusi di lapangan agar pasokan dapat menjangkau masyarakat sesuai kebutuhan.
Berdasarkan hasil monitoring, peningkatan konsumsi LPG 3 Kg di sejumlah wilayah Kabupaten Wajo dipengaruhi oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk pompanisasi irigasi sawah seiring kondisi cuaca kering yang telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan permintaan LPG di beberapa kawasan pertanian meningkat dibandingkan hari-hari normal.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina telah melakukan monitoring secara intensif serta mengoptimalkan distribusi di wilayah-wilayah dengan konsumsi yang meningkat, termasuk melalui extra dropping sebanyak 6.720 tabung atau sekitar 36 persen dari alokasi harian. Penguatan pasokan tersebut difokuskan pada sejumlah kawasan pertanian agar ketersediaan LPG 3 Kg tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina terus melakukan evaluasi terhadap pola konsumsi LPG bersubsidi di berbagai daerah agar distribusi dapat menyesuaikan dinamika kebutuhan masyarakat.
“Pertamina secara berkala melakukan monitoring terhadap penyaluran LPG 3 Kg di seluruh wilayah layanan. Ketika terdapat peningkatan konsumsi di suatu daerah, kami melakukan langkah-langkah penguatan distribusi agar pasokan tetap terjaga serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Lilik.
Lilik menambahkan bahwa Pertamina juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, agen, pangkalan, serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi LPG 3 Kg berlangsung tertib, tepat sasaran, dan dapat menjangkau masyarakat yang berhak menerima subsidi.
