PORTAL — Wali Kota Parepare turun langsung meninjau lokasi kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah panggung di Jalan Sumur Jodoh, Gang Belana, Kelurahan Watang Soreang, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Minggu (9/8/2026).
Peninjauan dilakukan setelah api berhasil dipadamkan. Wali Kota bersama Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Camat Soreang, serta Lurah Watang Soreang melihat langsung kondisi rumah warga yang terdampak musibah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.36 WITA dan menghanguskan dua rumah panggung milik Juhena dan Nasruddin beserta seluruh perabot yang berada di dalam rumah.
Selain dua rumah yang terbakar, tiga rumah warga di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan ringan akibat peristiwa tersebut.
Dugaan sementara, titik awal kebakaran berasal dari bohlam lampu di salah satu kamar tidur. Bohlam tersebut disebut sempat menimbulkan ledakan sebelum api dengan cepat membesar dan menjalar hingga menghanguskan kedua rumah.
Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Parepare mengerahkan sejumlah armada untuk menangani kebakaran. Sebanyak empat unit mobil pemadam dan empat unit mobil tangki dikerahkan ke lokasi.
Proses pemadaman juga mendapat dukungan dari tangki PAM Tirta Karajae, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD, serta ambulans PSC 119.
Penanganan kebakaran melibatkan sejumlah unsur, di antaranya TRC BPBD, SAR Brimob, PSC 119, Polsek Soreang, Tagana Dinas Sosial, Baznas, serta aparat pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Petugas tidak hanya melakukan pemadaman, tetapi juga mengisolasi area terdampak, proses pendinginan, hingga penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian material diperkirakan cukup besar karena dua rumah beserta seluruh isinya hangus terbakar.
Pemerintah Kota Parepare memastikan penanganan pascakebakaran menjadi perhatian. Pemkot juga menyiapkan langkah bantuan tanggap darurat bagi warga yang terdampak musibah tersebut.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran dan total kerugian material masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
