PORTAL — PT Pelindo Multi Terminal Branch Parepare menerima kunjungan mahasiswa Politeknik Maritim di Terminal Pelabuhan Nusantara, Kota Parepare, Rabu (19/8/2026).
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi para mahasiswa untuk melihat dan memahami secara langsung aktivitas kepelabuhanan, mulai dari perencanaan, pengendalian hingga pelayanan operasional kapal dan bongkar muat barang.
Branch Manager (BM) PT Pelindo Multi Terminal Branch Parepare, Beny, mengatakan rombongan mahasiswa berkunjung langsung ke ruang Planning & Control Pelindo Multi Terminal Branch Parepare untuk mendapatkan gambaran lebih mendalam mengenai dunia kepelabuhanan.
Menurut Beny, kunjungan lapangan menjadi bagian penting dalam menambah wawasan mahasiswa karena tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga dapat melihat bagaimana sistem pelayanan dan pengendalian operasional pelabuhan dilaksanakan.
Ia menjelaskan, aktivitas kepelabuhanan membutuhkan perencanaan dan koordinasi yang baik karena melibatkan berbagai unsur, mulai dari pelayanan kapal, bongkar muat barang, pelayanan penumpang hingga penerapan standar keselamatan kerja.
“Kami menyambut baik kunjungan mahasiswa Politeknik Maritim. Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat mengetahui secara langsung bagaimana proses perencanaan dan pengendalian operasional serta pelayanan di lingkungan pelabuhan dilaksanakan,” kata Beny.
Beny berharap kegiatan tersebut dapat memberikan tambahan pengetahuan dan pengalaman kepada mahasiswa, khususnya mengenai sistem kerja kepelabuhanan yang nantinya dapat menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan mahasiswa didampingi Andi Muh Muaz Reza Rezky, yang bertugas pada bidang operasional PT Pelindo Multi Terminal Branch Parepare.
Muaz memberikan penjelasan secara langsung mengenai sejumlah aktivitas yang berlangsung di wilayah kerja Pelindo Multi Terminal Branch Parepare sekaligus menjawab berbagai hal yang ingin diketahui mahasiswa terkait operasional pelabuhan.
“Dalam kesempatan tersebut, saya berbagi informasi mengenai kegiatan operasional di Pelabuhan Nusantara, khususnya pelayanan kapal Ro-Ro dan penumpang, serta Pelabuhan Cappa Ujung yang melayani kapal kargo dan peti kemas,” ujar Muaz.
Ia mengatakan, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai proses bongkar muat barang, pelayanan kapal Ro-Ro serta sistem pengawasan operasional yang diterapkan di lingkungan pelabuhan.
Selain aspek pelayanan dan operasional, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) turut menjadi materi penting yang disampaikan kepada mahasiswa.
Menurut Muaz, K3 menjadi salah satu aspek utama yang harus diperhatikan dalam setiap kegiatan operasional kepelabuhanan. Aktivitas kapal, kendaraan, alat bongkar muat, barang dan pekerja membutuhkan pengawasan serta penerapan prosedur keselamatan secara konsisten.
Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran nyata mengenai aktivitas kepelabuhanan sekaligus memahami pentingnya profesionalisme, koordinasi dan keselamatan dalam mendukung kelancaran pelayanan kapal, penumpang maupun bongkar muat barang di pelabuhan.
