PORTAL — Pemerintah Kota Parepare menyiapkan mekanisme penyaluran bantuan susu UHT dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) RI untuk anak-anak pada usia tumbuh kembang dan ibu hamil.
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, menginstruksikan perangkat daerah terkait agar segera menyiapkan distribusi setelah bantuan tiba di Parepare. Penyaluran akan melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA), Dinas Kesehatan, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan.
Arahan tersebut disampaikan menyusul pelepasan simbolis distribusi bantuan di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (5/10/2026), yang turut dihadiri Tasming.
Ia mengatakan Tim Penggerak PKK dan kader posyandu di tingkat kelurahan juga akan dilibatkan dalam pendampingan penyaluran. Pelibatan tersebut bertujuan memastikan bantuan diterima masyarakat sesuai dengan sasaran penerima manfaat.
“Bantuan ini akan kita salurkan dengan pendampingan bersama Tim Penggerak PKK dan kader posyandu di kelurahan. Fokus kita memastikan anak-anak pada usia tumbuh kembang dan ibu hamil yang membutuhkan jaminan asupan gizi mendapatkannya secara merata,” katanya.
Tasming menegaskan, Pemkot Parepare akan mengawal pendistribusian bantuan agar tepat sasaran. Koordinasi antarperangkat daerah menjadi bagian dari persiapan penyaluran kepada penerima yang telah ditetapkan.
“Pemerintah Kota Parepare menyambut baik bantuan ini dan siap menindaklanjuti serta mengawal langsung pendistribusiannya agar tepat sasaran. Ini bagian dari komitmen kita bersama dalam mencetak generasi Parepare yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting,” ujar Tasming.
Menurutnya, intervensi gizi merupakan salah satu bagian penting dalam pencegahan dan penanganan stunting. Karena itu, Pemkot Parepare terus mengintegrasikan program untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat.
Bantuan susu bagi Parepare merupakan bagian dari distribusi KemenPPPA RI ke seluruh 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
