PORTAL — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), BPH Migas, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan membahas penyaluran BBM untuk memperkuat pengawasan serta menjaga kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Pembahasan berlangsung dalam audiensi bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan jajaran Forkopimda di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (14/10/2026).
Pertemuan tersebut menjadi forum untuk menyerap masukan daerah mengenai kebutuhan masyarakat, dinamika distribusi BBM, serta langkah yang diperlukan untuk menjaga kelancaran penyaluran energi di lapangan.
Hadir dalam audiensi itu Inspektur Jenderal Kementerian ESDM Yudhiawan Wibisono, Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM Rilke Jeffri Huwae, Komite BPH Migas Fathul Nugroho beserta jajaran, dan Ketua DPRD Sulsel drg. A. Rachmatika Dewi.
Pertamina diwakili Direktur OHD Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo serta Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar.
Yudhiawan Wibisono mengatakan komunikasi terbuka antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan badan usaha diperlukan untuk merespons dinamika penyaluran energi secara tepat.
“Masukan dari pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam melihat kondisi penyaluran energi secara menyeluruh. Kami mendorong seluruh pihak untuk terus memperkuat komunikasi dan pengawasan agar distribusi BBM berjalan sesuai ketentuan,” ujar Yudhiawan.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif serta menyampaikan keluhan melalui saluran resmi agar dapat ditindaklanjuti.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi audiensi tersebut sebagai kesempatan menyampaikan kondisi dan kebutuhan daerah secara langsung kepada pemerintah pusat dan pihak terkait.
Menurutnya, sinergi lintas instansi diperlukan agar persoalan distribusi energi dapat ditangani berdasarkan kondisi lapangan dan kepentingan masyarakat.
“Koordinasi seperti ini penting agar pemerintah pusat dan daerah memiliki pemahaman yang sama mengenai kondisi penyaluran energi di Sulawesi Selatan. Kami berharap setiap masukan dapat ditindaklanjuti melalui langkah yang terukur, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan baik,” kata Andi Sudirman.
Direktur OHD Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo menegaskan kesiapan Pertamina untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah dan regulator dalam menjaga kualitas pelayanan serta mendukung kelancaran penyaluran BBM di Sulsel.
“Pertamina terus melakukan pemantauan terhadap operasional penyaluran BBM dan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk merespons kebutuhan di lapangan. Kami terbuka terhadap masukan yang konstruktif agar pelayanan dapat terus ditingkatkan,” tutur Hari.
Ia menambahkan, dukungan masyarakat dalam menjaga ketertiban dan menggunakan BBM sesuai peruntukannya turut membantu kelancaran distribusi.
Masukan dari Pemprov Sulsel akan menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat pengawasan dan koordinasi antarpemangku kepentingan. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga akan melanjutkan komunikasi dengan Kementerian ESDM, BPH Migas, pemerintah daerah, dan aparat terkait.
Masyarakat diimbau tetap tenang, mengikuti ketentuan pembelian BBM yang berlaku, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
