LUWU UTARA, Portalinsiden.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Luwu Utara, AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi mengimbau para orang tua agar lebih peduli terhadap aktivitas dan pergaulan anak, baik di lingkungan rumah maupun di luar rumah.
Kenakalan remaja menjadi perhatian serius karena dapat berdampak terhadap keamanan lingkungan, masa depan generasi muda, serta ketenteraman masyarakat.
Berbagai perilaku menyimpang, seperti tawuran, perkelahian, hingga pergaulan yang berisiko, perlu diantisipasi melalui pengawasan dan pembinaan sejak dini.
Kapolres AKBP Ario mengingatkan bahwa, kurangnya pengawasan keluarga dan pengaruh lingkungan pergaulan dapat membuat remaja rentan terlibat dalam tindakan yang melanggar aturan.
Olehnya itu, kata AKBP Ario, orang tua diharapkan mengetahui dengan siapa anak bergaul, kemana mereka pergi, serta kegiatan yang dilakukan, terutama saat berada di luar rumah pada malam hari.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak juga dinilai penting untuk membangun kepercayaan dan mencegah perilaku menyimpang.
Selain tawuran dan perkelahian, penyalahgunaan narkotika dan minuman keras (miras) menjadi ancaman yang harus diwaspadai.
“Narkotika dapat menimbulkan ketergantungan serta mengganggu kesehatan fisik dan mental. Sementara dengan mengkonsumsi minuman keras dapat menurunkan kemampuan seseorang dalam mengendalikan diri, meningkatkan risiko kecelakaan, memicu konflik, serta mendorong tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Kepolisian mengajak para orang tua untuk memberikan pemahaman kepada anak mengenai dampak buruk narkotika dan miras, sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap hukum.
“Apabila menemukan perubahan perilaku yang mengkhawatirkan atau indikasi anak mulai terlibat dalam pergaulan berisiko, orang tua diharapkan segera melakukan pendekatan secara bijak dan mencari bantuan dari pihak terkait,” tuturnya.
Kapolres Luwu Utara ini pun menyampaikan jika upaya pencegahan kenakalan remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, dan lingkungan sekitar.
Masyarakat diimbau untuk turut menjaga keamanan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya kegiatan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum atau membahayakan anak-anak.
Kapolres AKBP Ario menegaskan bahwa pengawasan yang konsisten, komunikasi yang baik, dan pembinaan yang penuh kepedulian, merupakan langkah penting dalam melindungi remaja dari pengaruh negatif.
Hal tersebut disampaikan langsung Kapolres AKBP Ario dalam agenda silaturahmi dengan Insan Pers. Berlangsung di Soft Coffee Masamba, Senin (19/10/2026).
“Dengan kerja sama antara orang tua, masyarakat, dan kepolisian, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, berkarakter, serta terhindar dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika dan minuman keras,” pungkasnya.(Ewn)
